HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Server Luar Negeri Telah Meretas Mossack Fonseca

5

HARIANACEH.co.id – Salah satu co-founder Mossack Fonseca, Ramon Fonseca mengaku bahwa perusahaannya diretas server luar negeri.

“Kami memiliki laporan teknis bahwa kami dihack oleh server luar negeri,” kata Fonseca, seperti dikutip AFP, Rabu (6/4/2016).

Namun, salah seorang jaksa di Panama mengatakan bahwa sejauh ini dalam seluruh pelaporan, tidak ada yang berbicara mengenai peretasan.

Ramon menyesalkan bocoran Panama Papers yang diambil dari sistem komputer Mossack Fonseca cenderung ‘menyerang’ sejumlah tokoh penting dunia.

“Kami tidak mengerti. Dunia ini seakan sudah menerima bahwa privasi bukan bagian dari hak asasi manusia,” lanjut Fonseca.

Mossack Fonseca adalah firma hukum yang berbasis di Panama yang khusus untuk membantu pelanggan memasukkan perusahaan dalam yurisdiksi lepas pantai. Laporan Mossack Fonseca digambarkan sebagai salah satu dari lima grosir terbesar di dunia terkait kerahasiaan lepas pantai.

Mossack Fonseca memiliki sekitar 40 kantor di dunia, termasuk beberapa di Tiongkok dan di negara-negara yang teridentifikasi sebagai tax haven oleh Komisi Eropa, seperti Bahama, Kepulauan Virgin, Seychelles dan Anguilla.

Munculnya Panama Papers didasarkan pada penyelidikan atas lebih dari 11 juta email, data pelanggan dan catatan yang diduga bocor dari Mossack Fonseca.

Panama Papers yang disebarkan oleh International Consortium of Investigative Journalist (ICIJ) menyatakan bahwa banyak pejabat top di dunia menyembunyikan kekayaan rahasia mereka melalui perusahaan bayangan (offshore/shell company).

loading...