HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Kesimpulan Yusril Mesra dengan PDI P Terlalu Prematur

8

HARIANACEH.co.id – Perjalanan Bakal Calon Gubernur DKI Yusril Izha Mahendra merebut hati PDI Perjuangan dinilai masih panjang. Yusril dinilai tidak memiliki posisi tawar yang memadai, untuk menggunakan PDI P sebagai kendaraan politiknya.

“Saya melihat sangat prematur menyimpulkan bahwa Yusril jadi paket PDI P. Tentunya PDI Perjuangan akan memprioritaskan figur internal, jika benar-benar tidak ditemukan, barulah membuka diri pihak luar,” kata Pengamat komunikasi politik dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Jakarta, Gun Gun Heryanto, Jumat (8/4/2016).

Dia menilai konstalasi aktor utama Pilkada DKI hanya tiga,  terlepas dari banyak partai dan tokoh. Pertama adalah Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama (Ahok), PDI P dan Gerindra. “Ahok adalah calon pertama, PDI P partai yang dapat melaju ke Pilkada DKI tanpa harus berkoalisi, karena punya 28 kursi dan Gerindra yang hanya perlu beberapa partai untuk mencalonkan tokoh,” ucapnya.

Jika Yusril mampu ‘menjahit’ dukungan partai kelas menengah, posisi tawar Yusril ke PDI P akan naik. Jadi perjalanan Yusril untuk maju di Pikada DKI masih berliku. “Masih panjang jalan Yusril. Tantangannya Yusril harus menyatukan partai papan tengah, agar dilirik,” ucapnya.

Sebelumnya, Wasekjen PDI Perjuangan Ahmad Basarah menilai dalam menyelesaikan masalah Jakarta tidak hanya berdialog dengan masyarakat. Tapi, juga dengan tokoh nasional, karena Jakarta merupakan representatif dari Indonesia.

“Pilkada rakyat yang menentukan tapi membangun dialog ini penting untuk punya kesamaan, bagaimana parpol untuk mengorganisir rakyat,” kata Basarah di DPP PDI P, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Kamis 7 April.

Bahkan, partai besutan Megawati Soekarnoputri ini pun tak menutup kemungkinan akan mengusung Yusril dalam Pilgub DKI. Terlebih, kata dia, politik sangat dinamis, segala kemungkinan dapat terjadi. “Orang bilang PDI P tak bisa bertemu Yusril tapi buktinya ini saja makan siang,” ujar Basarah.

Yusril berharap dipercaya PDI P untuk maju di Pilkada DKI Jakarta. Ketua Umum Partai Bulan Bintang ini berharap dapat diduetkan dengan kader PDI Perjuangan Boy Sadikin.

“Andai kata PDI Perjuangan beliau (Ibu Mega) memutuskan saya dipasangkan dengan Pak Boy Sadikin, ya syukur Alhamdulillah. Mudah-mudahan itu lebih baik bagi semua pihak. Bagi saya, bagi Pak Boy maupun bagi PDI Perjuangan sendiri,” ujar Yusril.

Yusril mengatakan, duet dengan Boy Sadikin mampu memulihkan hubungan PDI Perjuangan dengan Boy Sadikin. Selain itu juga bakal tercipta kekuatan besar di Jakarta.

Dalam acara pelatihan manajer kampanye, Yusril menjadi salah satu pembicara bersama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anaz, Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo.

Sebanyak 127 kader PDI Perjuangan menjalani pelatihan sebagai manajer kampanye guna menghadapi Pilkada serentak 2017. Pelatihan digelar di Kantor DPP PDIP di kawasan Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Pelatihan berlangsung 5 – 7 April.

loading...