HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Ketika Isu Reshuffle Tak Dihiraukan Menteri Kabinet Kerja

5

HARIANACEH.co.id – Kabar perombakan (reshuffle) kabinet jilid II tak dihiraukan menteri Kabinet Kerj. Para pembantu Presiden itu pun kompak memberikan jawaban. Mereka diminta Presiden Joko Widodo untuk tetap fokus bekerja dan mewujudkan porgram nawacita.

Salah satunya Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Marwan Djafar. Dia mengaku tak khawatir bila posisinya tengah menjadi incaran parpol yang baru merapat ke pemerintah.

“Ah enggak terganggu, kita masih kerja sedemikian rupa begini. Itu partai yang berbicara seperti itu. Saya sudah tidak aktif dalam kepengurusan,” ujar Marwan seusai mengikuti sidang kabinet paripurna di Gedung Utama Sekretariat Negara, Jalan Veteran, Jakarta, Kamis (7/4/2016).

Hal serupa disampaikan Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin. Lukman mengaku tak pernah memikirkan isu reshuffle. Baginya fokus bekerja adalah hal utama agar mendapat penilaian yang baik di mata Presiden.

“Saya tidak pernah memikirkan reshuffle. Kita semua bekerja dan presiden menginstruksikan kepada seluruh menterinya untuk bekerja, bekerja dan bekerja. Reshuffle itu sepenuhnya kewenangan presiden,” tutur Lukman.

Setali tiga uang, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan juga enggan mengomentari beredarnya nama-nama baru di kabinet kerja. Isu resuffle dinilai bagai lembaran Ujian Nasional yang bisa dikarang siapa saja. “Itu juga mungkin seperti lembar jawaban soal UN itu ngarang aja. kita lagi ngurusin UN ya urusin UN aja. pagi siang sore malam jadi 100 persen kita,” ucap Anies.

Kabar perombakan (reshuffle) Kabinet Kerja jilid II kian menghangat. Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan mungkin saja reshuffle terjadi dalam waktu dekat.

“Persoalan ini (reshuffle) sudah dibicarakan lama. Kita tunggu saja. Presiden bisa saja setiap saat melakukan reshuffle,” kata JK yang tengah menghadiri KTT Keamanan Nuklir di Washington, Jumat 1 April.

loading...