HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Banyak Kader Takut Kalau Suatu Saat PPP Jadi Ormas

5

HARIANACEH.co.id – Perselisihan dua kubu PPP yang berlarut-larut dikhawatirkan mematikan partai berlambang Kabah itu. Sejumlah kader khawatir PPP menjadi organisasi masyarakat (ormas).

Wakil Ketua Umum PPP hasil Muktamar Jakarta Fernita Darwis mengatakan, kedua kubu harus meredam egonya demi kepentingan bersama.

Fernita berharap, Muktamar PPP ke-VIII yang bertajuk ‘Satu PPP untuk Indonesia yang mandiri, berdaulat dan berkepribadian’ benar-benar melahirkan islah. Dia tidak peduli lagi perihal jabatannya. “Saya takut partai ini jadi ormas,” kata Fernita saat menghadiri muktamar PPP di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta Timur, Sabtu (9/4/2016).

Fernita mengatakan, Djan bersikukuh dengan pendapatnya karena mengantongi putusan Mahkamah Agung. Akan tetapi, Fernita menyadari penyelesaian konflik ini tidak bisa semata-mata mengandalkan hukum saja. “Ini lebih banyak soal politiknya,” katanya.

Fernita tidak gentar dengan larangan keras yang disampaikan ketua umumnya, Djan Faridz. “Ini pilihan. Kalau dibilang tidak takut dipecat, nanti saya dibilang nantang lagi,” kata Fernita.

Fernita mengaku mendukung pelaksanaan Muktamar ini sejak adanya pembentukan majelis islah. Terlebih majelis islah itu mendapatkan restu dari Ketua Majelis Syariah PPP KH Maimun Zubair.

“Kita putuskan ini muktamar islah seutuhnya. Sebagian pihak (muktamar Jakarta) sudah ada di sini,” kata dia.

Selain Fernita, perwakilan dari kubu Djan yang hadir dalam muktamar tersebut  adalah Wakil Ketua Umum DPP PPP versi Muktamar Jakarta Indah Suryadharma Ali dan Epyardi Asda.

Panitia Pengarah Steering Commitee Muktamar VIII PPP, Asrul Sani mengatakan pihaknya berharap dari kegiatan tersebut bisa melahirkan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga baru.

“Kami juga berharap adanya aturan pedoman berkoalisi mengusung pilkada 2017 maupun berikutnya tidak terjadi lagi di bawah jagoin a tapi dewan pengurus wilayah jagoin b, enggak nyambung,” kata Asrul.

Komentar
Sedang Loading...
Memuat