HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Polisi Gerebek Kantor Pemilik Data Panama Papers

4

HARIANACEH.co.id – Kantor firma hukum Mossack Fonseca yang merupakan pemilik dokumen Panama Papers, digerebek oleh pihak berwenang Panama.

Penggerebekan ini diakui oleh kantor Kejaksaan Agung Panama. Menurut kabar, beberapa dokumen dan peralatan disita sebagai hasil dari penggerebekan itu.

Sementara penyelidikan kriminal sudah dilakukan di Panama, menyusul bocornya data dari Mossack Fonseca. Data itu berisi catatan tokoh ternama yang memiliki perusahaan bayangan di luar negeri dan melakukan penipuan pajak. Mossack Fonseca sendiri dikenal sebagai kantor yang mengurus pendirian usaha tersebut.

Pihak Kejaksaan Agung Panama pun menegaskan bahwa pengemplangan pajak dan pencucian uang yang dilakukan oleh tokoh dunia akan diselidiki secara menyeluruh. Sekitar 72 kepala negara atau mantan pemimpin dunia, tercatat dalam bocoran Panama Papers tersebut.

Mossack Fonseca sendiri membantah melakukan kesalahan usai bocornya dokumen tersebut. Menurut mereka tuduhan pelanggaran yang diarahkan kepada firma hukum itu salah arah.

“Kami adalah perusahaan yang selama 40 tahun terakhir tidak pernah dilayangkan tuduhan secara resmi, mengenai kasus apapun. Kami terus melakukan usaha berdasarkan struktur hukum, yang kemudian kami jual kepada pihak ketiga seperti bank atau pengacara atau bahkan akuntan dan mereka mengaturnya sendiri, kami tidak punya kendali atas perusahaan itu,” ujar Direktur Mossack Fonseca, Ramon Fonseca, seperti dikutip Reuters, Sabtu (9/4/2016).

“Kami tidak bertanggungjawab mengenai cara mereka menjalankan perusahaan,” lanjutnya.

Fonseca pun menambahkan bahwa perusahaannya sudah membentuk sekitar 240 ribu perusahaan dalam sejarahnya. Menurutnya, sebagian besar perusahaan yang dibentuk ini digunakan untuk tujuan legal.

“Tentu saja ada beberapa perusahaan yang pada akhirnya digunakan untuk kepentingan ilegal. Tetapi itu bukan tanggung jawab kami lagi, karena kami bukanlah yang memimpin perusahaan itu,” tegasnya.

Sebelumnya, Polisi Swiss juga melakukan penggerebekan terhadap kantor UEFA terkait penjualan kontrak Liga Champions. Detail penjualan itu terungkap dalam bocoran dokumen dari Mossack Fonseca.

Dokumen itu juga menunjukkan dokumen bahwa Presiden FIFA yang baru Gianni Infantino terlibat dalam negosiasi dengan pengusaha bernama Hugo dan Mariano Jinkis. Kedua terindikasi terlibat skandal penyuapan.

loading...
Subscribe to our newsletter
Sign up here to get the latest news, updates and special offers delivered directly to your inbox.
You can unsubscribe at any time