HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Klaim Filipina: Anak Pemimpin Abu Sayyaf Sudah Tewas

4

HARIANACEH.co.id – Militer Filipina mengonfirmasi laporan adanya baku tembak antara pasukan pemerintah dengan organisasi teroris Abu Sayyaf di provinsi Basilan.

Berdasarkan rilis resmi militer Filipina, Minggu (10/4/2016), pasukan Filipina terlibat baku tembak sengit dengan militan di area So Bayoko, Baguindan, Tipo-Tipo, Basilan, pada 9 April. Pertempuran berlangsung selama lebih kurang 10 jam.

Pertempuran panjang ini menewaskan 18 tentara Filipina dan membuat enam lainnya berada dalam keadaan kritis. Sejumlah militan tewas dalam operasi ini, termasuk Ubaida Hapilon, anak dari Isnilon Hapilon yang merupakan pemimpin Abu Sayyaf.

Seluruh korban luka dilarikan ke rumah sakit militer di kota Zamboanga. Sementara korban tewas dibawa ke pangkalan militer pusat di Mindanao. Sejumlah petinggi militer Filipina telah tiba di Zamboanga untuk menjenguk para korban.

“Pasukan kami bertempur dengan hebat dan kami menghormati mereka semua. Setelah berkabung, kami akan melanjutkan pertempuran ini demi perdamaian. Prajurit kami melakukan pengorbanan terakhir agar warga di Basilan terbebas dari teroris dan menyongsong masa depan yang lebih cerah,” tulis pernyataan gabungan otoritas Filipina.

Menurut keterangan tim TVRI di Zamboanga, pertempuran di Basilan tidak ada hubungannya dengan nasib 10 warga negara Indonesia yang disandera Abu Sayyaf. Kesepuluh WNI itu diketahui berada di pulau Zulu, bukan Basilan.

Kontak senjata di Basilan dilaporkan sudah berlangsung sejak empat hari terakhir.

loading...
Subscribe to our newsletter
Sign up here to get the latest news, updates and special offers delivered directly to your inbox.
You can unsubscribe at any time