HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Tiga Orang Tewas Akibat Serangan Jelang Pilpres Peru

12

HARIANACEH.co.id – Terduga pemberontak sayap kirip di Peru membunuh tiga orang dalam sebuah serangan menjelang pemilihan umum presiden pada Minggu (10/4/2016).

Menurut keterangan militer Peru, seperti dilansir BBC, dua prajurit dan seorang sopir tewas saat sedang membawa peralatan pilpres di wilayah terpencil. Diduga serangan dilakukan pemberontak Maoist Shining Path.

Kandidat terdepan dari pilpres di Peru adalah Keiko Fujimori, anak dari mantan presiden Alberto Fujimori, yang selama kepemimpinannya terus menekan pemberontak Maoist.

Sejumlah polling menunjukkan Fujimori tidak akan mendapatkan 50 persen suara yang dibutuhkan agar tidak ada pilpres putaran kedua. Rival terdekatnya dalam pilpres ini adalah Pedro Pablo Kuczynski dan Veronika Mendoza.

Fujimori menyebut dirinya sebagai sosok yang tegas terhadap kejahatan. Sebagian warga Peru mendukung Fujimori atas jasa besar ayahnya dalam melawan pemberontak.

Saat ini, Alberto Fujimori menjalani hukuman 25 tahun penjara karena memerintahkan pasukan eksekusi untuk membantai warga sipil dalam usahanya mengakhiri pemberontakan di Peru.

Sebagian besar Maoist Shining Path sudah dibubarkan pada era 1990-an, setelah terjadinya konflik sepanjang satu dekade yang menewaskan sekitar 69 ribu orang.

Namun, diperkirakan masih ada ratusan pemberontak di Peru yang bersembunyi di area hutan. Pemerintah Peru mengatakan pemberontak itu kini telah bersekutu dengan geng narkotika.

Peru adalah negara penghasil daun koka dan narkotika jenis kokain terbesar di dunia.

Komentar
Sedang Loading...
Memuat