HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Rencananya Perancis Akan Diserang Lagi Teroris di Brussels

9

HARIANACEH.co.id – Teroris di Brussels, Belgia, telah berencana untuk kembali melakukan penyerangan di Perancis usai insiden pengeboman di Paris pada bulan November 2015. Namun, rencana itu gagal dan mereka beralih dengan melakukan serangan di Brussels.

Menurut jaksa penuntut di Belgia, penyelidikan serangan teroris di Paris yang menewaskan 130 orang menunjukkan bahwa banyak pelaku yang tinggal di Belgia, termasuk pelaku yang bertahan menghindari kejaran polisi selama lebih dari empat bulan ini.

Tersangka utama teror di Paris, Salah Abdeslam ditangkap pada 18 Maret di Ibu Kota Belgia. Empat hari kemudian, pengebom bunuh diri menewaskan 32 orang di bandara Brussels dan stasiun metro.

“Berbagai elemen dalam penyelidikan telah menunjukkan bahwa kelompok teroris awalnya memiliki niat untuk menyerang di Perancis lagi,” kata jaksa penuntut Belgia dalam keterangannya seperti yang dilansir Reuters, Minggu (10/4/2016).

“Terkejut dengan kecepatan proses penyelidikan, mereka akhirnya memutuskan untuk melakukan serangan di Brussels,” tambah dia.

intelijen dan keamanan pasukan Belgia mendapatkan kritik dari mancanegara karena tidak melakukan banyak usaha untuk membongkar jaringan teroris ini. Padahal, jaringan itu memiliki hubungan dengan serangan Paris.

Pada hari Jumat, semua tersangka telah ditahan dan dihukum mati. Tapi, tingkat ancaman teror di Belgia masih sangat tinggi. Perdana Menteri Charles Michel pun mengatakan pemerintah Belgia akan tetap waspada terhadap serangan teror.

Perdana Menteri Perancis Manuel Valls, juga mengatakan Perancis tidak akan mengendurkan pengawasannya terhadap ancaman teroris.

“Ini adalah tanda dari ancaman sangat serius yang dihadapi negara Eropa secara keseluruhan dan Perancis pada khususnya,” Valls mengatakan dalam konferensi pers di Algiers.

Abdeslam yang lahir dan besar di Belgia mengatakan bahwa awalnya dia hendak meledakkan diri di stadion di Paris pada bulan November. Tetapi, dia mundur di menit-menit terakhir sedangkan sang adik, Brahim sudah meledakkan diri di kafe.

Pelaku lain yang berkaitan dengan serangan Paris ialah Mohamed Abrini, 31. Dia merupakan pria bertopi yang terekam di video saat berjalan bersama dua pengebom bunuh diri di bandara Brussels.

Abrini sudah ditangkap oleh kepolisian Brussels. Dia disangkakan pasal terorisme dengan pembunuhan.

loading...
Subscribe to our newsletter
Sign up here to get the latest news, updates and special offers delivered directly to your inbox.
You can unsubscribe at any time