HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Sebenarnya Game Modern Dirancang untuk Mencegah Berbuat Jahat

9

HARIANACEH.co.id – Perkembangan teknologi komputasi grafis ternyata juga mendorong perkembangan teknologi game yang semakin hari semakin baik grafisnya.

Jika dibandingkan dengan grafis game 10 tahun yang lalu, kualitas grafis di game modern saat ini terlihat lebih nyata, lebih tajam dan mirip dengan aslinya. Ditambah dengan hadirnya teknologi virtual reality, bermain game pun semakin terasa nyata.

Uniknya, sifat game yang semakin nyata telah membuat pemainnya semakin tidak brutal di dalam game. Mereka seperti memiliki rasa bersalah seperti halnya di dunia nyata jika melakukan tindak kekerasan di dalam game.

Menurut situs psypost.org, salah satu universitas di Buffalo, New York, telah melakukan eksperimen khusus untuk meneliti perilaku gamer saat ini. Eksperimen tersebut ditujukan untuk meneliti seberapa tingkatan moral seorang gamer ketika berada di dalam sebuah game.

Hasilnya cukup mengejutkan. Gamer yang bermain game kekerasan berulang kali ternyata cenderung akan semakin tidak ingin mengulangi aksi kekerasannya di dalam game. Rasa bersalah yang kuat juga muncul di benak para gamer dan hal tersebut terbawa hingga ke game yang lain bahkan ke dunia nyata.

Apa penyebabnya?

Menurut Principal Investigator dari eksperimen ini, Matthew Grizzard, penyebab gamer semakin memiliki rasa bersalah ketika melakukan aksi pelanggaran moral di dalam game adalah karena kualitas grafis game yang semakin baik.

Grizzard yang juga merupakan ahli di bidang psikologi mengatakan, hasil ekperimen tersebut bertolak belakang dengan persepsi game kekerasan di mata masyarakat luas. Menurutnya, game modern saat ini justru cenderung memberikan efek emosional yang akhirnya membuat gamer lebih jarang melakukan tindakan melanggar moral.

Gamer seringkali menganggap game sebagai dunia yang tidak ada kaitannya dengan dunia nyata. Namun, seiring perkembangan teknologi grafis yang semakin nyata, rasa bersalah di dalam diri seorang gamer akan sering muncul ketika mereka melakukan tindakan menyimpang di dalam game,” ujar Grizzard.

Komentar
Sedang Loading...
Memuat