HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Dilma Rousseff, Presiden Brasil Ini Terancam Dipecat

5

HARIANACEH.co.id – Komite Parlemen Brasil sepakat untuk mendukung pemecatan dari Presiden Dilma Rousseff. Kini nasib Rousseff akan diputuskan melalu voting di parlemen rendah.

38 orang yang berada di dalam komite itu mendukung pemecatan dari Rousseff. Sementara 27 lainnya menolaknya. Demikian diberitakan AFP, Selasa (12/4/2016).

Tetapi hasil dari pemungutan suara ini tidak mengikat secara hukum. Namun hasil dari pemungutan suara di komite itu sangat penting untuk mempengaruhi pemungutan suara di tingkat parlemen rendah yang sangat menentukan.

Rousseff dianggap melanggar aturan fiskal untuk menutupi kondisi keuangan negara yang buruk, menjelang pemilihannya kembali sebagai Presiden Brasil pada 2014.

Sementara pihak parlemen rendah atau DPR Brasil akan melakukan pemungutan suara mengenai nasib dari Rousseff pada Minggu atau Senin pekan depan. Mereka akan menentukan apakah masalah ini akan dibawa ke tingkat senat atau langsung ke pengadilan.

Dibutuhkan dua pertiga suara mayoritas DPR untuk mendukung pemecatan dari Rousseff. Survei terakhir menunjukkan 298 suara mendukung pemecatannya, ini masih kurang untuk meraih mosi pemecatan yang membutuhkan 342 dari 513 suara DPR.

Tercatat 119 anggota DPR menolak rencana pemecatan tersebut. Sementara 96 lainnya masih belum memutuskan.

Pemecatan adalah tindakan yang akan menentukan dari senat. Kemudian mereka akan memutuskan untuk membuka pengadilan, yang bisa membuat Rousseff tidak bisa memimpin Brasil dalam waktu 180 hari.

Jika pada akhirnya Rousseff dipecat, maka tampuk kekuasaan akan diarahkan kepada Wakil Presiden Michel Temer. Pada Senin 11 April, sebuah rekaman muncul menunjukkan Temer berlatih pidato bila mengambil alih kekuasaan.

Keluarnya rekaman itu dikabarkan terjadai karena tidak sengaja. Sementara kubu Rousseff melihat hal ini sebagai sebuah kudeta.

loading...