HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Hasil Audit BPK Sedikitpun Tak Dipercayai Gubernur DKI

9

HARIANACEH.co.id – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama memenuhi panggilan penyidik KPK. Ia membawa sejumlah dokumen sebagai bekal menghadapi pemeriksaan terkait pembelian lahan untuk Rumah Sakit Sumber Waras.

Basuki yang akrab disapa Ahok, tiba di Kantor KPK, sekirar pukul 09.10 WIB. Menurut Ahok, dokumen yang ia bawa ke KPK kali ini sama dengan yang ia bawa saat memberikan keterangan di Badan Pemeriksa Keuangan.

“Semua (dokumen) yang sudah kami pernah bawa ke BPK. Kan BPK sudah pernah audit investigasi,” kata Ahok di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (12/4/2016).

Pada 23 November tahun lalu, BPK memeriksa Ahok selama delapan jam. Juru Bicara BPK Yudi Ramdhan mengatakan, pemeriksaan Ahok untuk melengkapi berkas audit investigasi yang diminta KPK.

BPK mengindikasikan ada penggelembungan harga dalam pembelian tanah seluas 3,7 hektare tersebut. Sebab, Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) lahan di sekitar dengan lahan rumah sakit berbeda. Ini yang sedang diusut penyidik KPK.

Pagi ini, penyidik KPK memeriksa Ahok sebagai saksi. Ahok mengaku siap menjawab pertanyaan terkait pembelian lahan untuk pembangunan Rumah Sakit Sumber Waras yang diduga merugikan keuangan negara Rp191 miliar.

Sejauh ini, Ahok tidak percaya hasil audit investigasi BPK. “Sekarang, saya ingin tahu KPK mau menanyakan apa. Jelas BPK ngaco begitu kok,” ujar dia.

Komentar
Sedang Loading...
Memuat