HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Dugaan Korupsi 1MDB di Malaysia Diperluas Swiss

6

HARIANACEH.co.id – Swiss memperluas penyelidikan terkait lembaga 1Malaysia Development Berhad (1MDB). Lembaga keuangan Malaysia itu memiliki kaitan dengan Perdana Menteri Najib Razak.

Kantor Kejaksaan Swiss (OAG) mengatakan, ada dua tersangka yang terkait dengan kasus penjualan saham palsu ini. Kedua tersangka itu dituduh melakukan penipuan, penyogokan dan pelanggaran lain.

Pihak OAG menegaskan bahwa kedua tersangka itu adalah warga Uni Emirat Arab. Mereka bedua bertanggungjawab dalam mengelola dana di Abu Dhabi.

“Pihak berwenang memiliki bukti bahwa mereka menjadi tersangka terkait sejumlah uang yang dibayarkan. Namun ada kaitan bahwa jaminan dari uang tidak dibayarkan kepada lembaga pendanaan Abu Dhabi, yang bisa menjamin risiko komersial,” ujar pihak OAG, seperti dikutip Guardian, Rabu (13/4/2016).

“Sebaliknya, dana-dana ini justru membuat pihak lain untung, terutama dua orang tersebut,” lanjutnya.

Menurut pihak OAG, mereka memiliki bukti bahwa pengelolaan 1MDB melanggar aturan penggelapan dana di Swiss. Adapun dana itu dialirkan melalui bank di Swiss, dengan kesepakatan bersama dua pejabat Uni Emirat Arab itu.

Tuduhan bahwa miliaran ringgit hilang dari rekening 1MDB, sudah mengguncang pemerintahan PM Najib. Skandal ini makin intensif di saat komite penyelidikan parlemen (PAC) menyebutkan pelanggaran telah terjadi, namun mereka tidak mengindikasikan ada keterlibatan PM Najib dalam masalah ini.

Swiss membuka penyelidikan kriminal atas kasus ini pada Agustus 2015 lalu. Mereka menargetkan dua mantan pejabat Malaysia dan seorang yang tidak diketahui identitasinya.

Orang yang diincar oleh Swiss ini dicurigai melakukan penyogokan, pencucian uang dan pelanggaran keuangan lainnya.

loading...
Subscribe to our newsletter
Sign up here to get the latest news, updates and special offers delivered directly to your inbox.
You can unsubscribe at any time