HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Penanganan Kasus Jessica Kembali Dipertanyakan Pengacara

28

HARIANACEH.co.id — Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta menyatakan kepolisian sudah menyerahkan barang bukti yang bisa dijadikan benang merah Jessica Kumala Wongso benar penabur sianida di kopi Wayan Mirna Salihin. Namun, pengacara Jessica, Hidayat Bostam tetap yakin kliennya tidak bersalah.

“Kalau saya optimistis sekali (Jessica bukan pembunuh Mirna). Kalaupun bukti-bukti benang merah sudah ada, kenapa tidak dari dulu saja ditunjukkan, tidak usah berkali-kali melakukan perbaikan,” tegas Hidayat, Jumat (6/5/2016).

Keyakinan Hidayat bukan tanpa alasan. Ia yakin penyidik kepolisian tidak mampu menunjukan bukti primer keterlibatan Jessica. Tayangan CCTV, kata Hidayat, menunjukkan tak ada gerakan mencurigakan apapun dari Jessica.

“Yang dicari sekarang kan bukti primer. Dari dulu bukti primer sudah harus jelas, sudah harus ada, tapi dibalikin lagi dari kejaksaan. Jika ada benang merah, kenapa tidak dari dulu saja waktu penahanan 20 hari ditambah 40 hari,” kata Hidayat.

Jessica Kumala Wongso
Jessica Kumala Wongso.MI

 

Hidayat menuturkan, pihaknya menghormati penyidik kepolisian dan kejaksaan untuk meneliti dan mengungkap kasus ini. Hanya mereka yang tau benang merah yang dimaksud.

“Kita tinggal tunggu saja hasil ekspos ini, P21 apa harus dikembalikan lagi ke penyidik. Saya punya keyakinan Jessica tidak berbuat,” ucapnya.

Hidayat menambahkan, jika berkas kasus kematian Mirna ini P21 dan maju ke pengadilan, pihaknya akan segera menyiapkan langkah hukum. Mereka akan bersiap menghadapi sidang yang nantinya dijadwalkan kejaksaan.

Sebelumnya, Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta menilai berkas Jessica lebih lengkap dibanding berkas sebelumnya. Meski demikian, Kejati DKI Jakarta belum bisa memastikan berkas berita acara penahanan (BAP) Jessica lengkap atau dikembalikan lagi ke tangan penyidik. Pasalnya, BAP Jessica masih diperiksa jaksa.

Kasi Penerangan Hukum Kejati DKI Jakarta Waluyo Yahya menuturkan, memang ada kemajuan di berkas yang telah dikembalikan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Menurut Waluyo pihaknya sudah bisa menarik kesimpulan kasus ini. Penyidik kepolisian juga sudah menambahkan kekurangan yang diminta.

Berkas Jessica telah tiga kali dikembalikan Jaksa Penuntut Umum kepada penyidik Polda Metro Jaya. Ada beberapa hal menurut jaksa belum lengkap, yaitu keterangan saksi ahli yang belum bisa dinilai sebagai alat bukti.

Sesuai KUHAP, polisi hanya memiliki waktu 120 hari untuk menahan Jessica sambil merampungkan berkas penyidikan hingga dinyatakan lengkap oleh Kejaksaan. Jika berkas tak kunjung dinyatakan lengkap hingga 28 Mei 2016, Jessica berhak bebas dan status tersangkanya dihapuskan demi hukum.

Komentar
Sedang Loading...
Memuat