HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Kerja Sama Di AMRO Diperkuat BI dan Kemenkeu

4

HARIANACEH.co.id – Bank Indonesia (BI) dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sepakat untuk memperkuat kerja sama dalam berhubungan dengan ASEAN+3 Macroeconomic Research Office atau AMRO. Kesepakatan ini juga termasuk kesepakatan untuk membagi beban kontribusi Indonesia pada AMRO secara sama rata.

Kesepakatan tersebut ditandatangani Gubernur BI Agus Martowardojo dan Menteri Keuangan Bambang Brojonegoro saat pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral negara-negara ASEAN+3, di Frankfurt, Jerman, 3 Mei 2016. Kepala Departemen Komunikasi BI Tirta Segara mengatakan, AMRO memiliki peran penting sebagai lembaga surveilans regional dalam mendukung operasionalisasi Chiang Mai Initiative Multilateralization (CMIM)

“Kehadiran AMRO sebagai bagian dari jaring pengaman keuangan regional semakin dirasakan penting dan signifikan di tengah terus meningkatnya tantangan global,” kata Tirta dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (8/5/2016).

Dirinya menambahkan, penandatanganan Nota Kesepahaman antara BI dan Menkeu tersebut merupakan cerminan kerja sama dalam forum internasional yang selama ini telah terjalin dengan baik antara kedua lembaga dan diharapkan dapat semakin memperkokoh komitmen Indonesia dalam mendukung penguatan peran dan fungsi AMRO.

Dengan Nota Kesepahaman ini, BI dan Kemenkeu sepakat untuk melakukan penguatan koordinasi dalam pelaksanaan kerja sama dengan AMRO di tiga area. Pertama, dalam penentuan wakil Indonesia pada berbagai jabatan strategis di AMRO. Kedua, dalam perumusan posisi Indonesia terhadap isu-isu terkait AMRO yang bersifat prinsipil dan strategis sebagai posisi bersama.

Ketiga, lanjut Tirta, dalam pelaksanaan kunjungan konsultasi AMRO di Indonesia, yang mencakup perumusan pesan-pesan utama, koordinasi pertemuan dengan pihak-pihak yang relevan untuk memastikan diperolehnya pandangan yang objektif dan berimbang mengenai perkembangan perekonomian nasional, serta penyusunan tanggapan terhadap laporan yang dihasilkan AMRO.

“Dengan ditandatanganinya Nota Kesepahaman ini, maka pembayaran kontribusi Indonesia pada AMRO akan dilakukan secara bersama oleh Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia,” pungkas dia.

loading...
Subscribe to our newsletter
Sign up here to get the latest news, updates and special offers delivered directly to your inbox.
You can unsubscribe at any time