HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Munaslub Momen Penting Untuk Merubah Stigma

3

HARIANACEH.co.id – Politikus muda Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia menyadari Golkar selalu disandingkan dengan hal negatif. Golkar mulai jauh dari kehidupan masyarakat, selalu dikesankan dengan politik anggaran, bagi-bagi jatah, hingga tersandung dengan banyak kasus korupsi.

“Sehingga sampai hari ini masyarakat kehilangan kepercayaan kepada partai politik. Hampir sebagian besar masyarakat menilai partai negatif,” kata Doli dalam peluncuran buku “Mengembalikan Golkar Ke Hati Rakyat”, di Pulau Dua Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (8/5/2016). Inisiator Gerakan Muda Golkar ini menyampaikan, partainya harus segera memperbaiki citra negatif yang melekat. Menurut dia, musyawarah luar biasa (munaslub) adalah momen penting untuk merubah stigma itu. “Dengan cara menghasilkan rekonsiliasi secara utuh. Jangan ada rekayasa dalam munaslub nanti,” tutur dia.

Ia berharap tidak ada intervensi apapun pada munaslub 15 Mei mendatang. Ia berterus terang, masih banyak potensi yang bisa meruntuhkan rekonsiliasi. “Salah satu yang bisa meruntuhkan adalah masih menggunakan cara lama yang tidak demokratis, penuh rekayasa,” tutur dia.

Doli juga salah satu politikus muda yang mengkritik adanya sumbangan Rp1 miliar untuk calon ketua umum Golkar. Ia khawatir budaya setoran ini menjadi preseden buruk bagi keberlangsungan hidup demokrasi di Partai Beringin Kuning

Setoran itu, kata dia, akan menghambat regenerasi kader yang kebetulan memiliki kemampuan namun tidak secara finansial. “Kita semua berkeinginan munaslub ini juga harus dijadikan momentum untuk mengoreksi seluruh kelemahan dalam menata organisasi di masa sebelumnya. Salah satunya adalah menjauhkan proses pengambilan kebijakan partai dari hal-hal yang berbau uang dan transaksional,” pungkas dia.

loading...