HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Pasca Reformasi Parpol Kerap Dikuasai Segelintir Orang

10

HARIANACEH.co.id –  Politikus senior Partai Golkar Agun Gunandjar Sudarsa menyebut, pasca reformasi, partai politik malah kerap hanya dikuasai oleh segelintir orang. Mereka yang berpengaruh, biasanya kuat dalam hal sumbangan dari sisi finansial di partai.

“Kita prihatin. Ternyata instrumen partai lebih dikontrol oleh orang yang beri kontribusi terhadap partai. Bukan (memberi kontribusi) ide, bukan gagasan. Tapi uang untuk jalankan mesin partai,” kata Agun, dalam sebuah diskusi di kawasan Senopati, Sabtu (7/5/2016). Akibat dari itu, Agun menyatakan, proses berjalannya parpol jadi tersandera. Salah satunya terlihat dalam fungsi parpol dalam konteks kaderisasi yang tidak berjalan.

Kondisi demikian, lanjut Agun, juga tidak hanya dialami satu atau dua partai. Kondisi tersebut dialami oleh semua parpol besar di Indonesia.

Dampak dari penguasaan partai oleh segelintir orang, kata dia, juga terasa setelah kader-kader partai duduk di gedung parlemen. Mereka disebut tidak lagi kritis dan peduli akan nasib rakyatnya yang mereka wakili.

“Contoh, di komisi II kualitas anggota di parlemen dari tahun 1997 ke 2004 naik, tapi dari 2004 ke 2009 dan sekarang 2014, tingkat pendidikan naik. Tapi jumlah kehadiran kosong melompong. Perdebatan substansi di komisi hilang,” jelas Agun.

Melihat fenomena tersebut, Agun mengatakan sumber masalah berasal dari pembiayaan parpol. Pasalnya, biara keberlangsungan sebuah parpol dinilai tidak kecil.

“Kalau sekadar rapimnas, munas, itu insidentil. Tapi, soal biaya kaderisasi, ini yang berkelanjutan,” tandas Agun.

Komentar
Sedang Loading...
Memuat