HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Mulfachri Harahap: HAM Mana Yang Dilanggar?

21

HARIANACEH.co.id – Pemerintah memberikan sinyal akan segera melaksanakan hukuman mati terpidana narkoba. Namun, keputusan tersebut masih mendapatkan pertentangan karena dianggap melanggar hak assasi manusia (HAM).

“Saya kira boleh saja berpandangan seperti itu (menolak hukuman mati). Tapi, jangan berpandangan menyimpulkan. HAM mana yang dilanggar? Tidak ada HAM yang dilanggar dalam kasus ini,” ujar Wakil Ketua Komisi III DPR Mulfachri Harahap, Selasa (10/5/2016). Politikus PAN itu berpandangan, hukuman mati merupakan norma yang diatur dalam hukum positif KUHP Indonesia. Bahkan, lanjut Mulfachri, banyak negara yang menerapkan hukuman maksimal tersebut.‎

“Banyak negara masih menganut itu (hukuman mati). Itu soal pilihan hukum, yang mana yang dilanggar?” ungkapnya.

Mulfachri menjelaskan, pelanggaran HAM pada eksekusi mati terjadi jika seseorang tidak mendapatkan proses hukum yang sesuai dengan aturan. Itulah yang disebut dengan pelanggaran HAM.‎

“Tapi, kalau proses hukum sudah dijalankan. Bahkan sudah ada upaya kasasi dan sudah dimohonkan keringanan hukuman dan seterusnya, saya kira tidak ada HAM yang dilanggar,” tegasnya.

Saat ini, Kejaksaan Agung tengah mempersiapkan pelaksanaan eksekusi mati jilid III di Nusakambangan. Tahapan eksekusi mati ini tidak lepas dari keterlibatan polri, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Agama.

Jaksa Agung M. Prasetyo mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan sejumlah rohaniawan bagi terpidana yang akan dieksekusi. “Kita sediakan rohaniwan di sana, ada bimbingan rohaninya,” katanya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (3/5/2016).

Parsetyo menuturkan, regu tembak yang akan menjadi eksekutor pun sudah berlatih setiap hari. Namun, Prasetyo enggan membocorkan siapa dan kapan eksekusi mati tersebut dilaksanakan.‎

Komentar
Sedang Loading...
Memuat