HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Rambut Dan Darah Bupati Bengkulu Selatan Akan Dijadikan Sampel Oleh BNN

16

HARIANACEH.co.id – Bupati Bengkulu Selatan Dirwan Mahmud dibawa ke Jakarta oleh tim penyidik Badan Narkotika Nasional. Dirwan akan diperiksa di kantor BNN Pusat di Cawang, Jakarta Timur.

BNN Pusat membantu penyidik BNNP Bengkulu terkait kasus narkoba yang diduga menyeret Bupati Dirwan. Tim dikabarkan segera mendarat di Jakarta, Sabtu (14/5/2016) malam, setelah berangkat dari Bengkulu sekitar pukul 17.00 WIB. “Di BNN, penyidik akan mengambil sampel darah dan rambut di laboratorium,” kata Kepala Humas BNN Slamet Pribadi kepada wartawan.

Pemeriksaan tersebut, kata dia, untuk mendalami kasus ini secara forensik. Proses ini dilakukan untuk mengetahui apakah Dirwan terindikasi menggunakan narkoba apa tidak.

Slamet menambahkan, untuk tes urine hasil akan keluar dalam tiga atau empat hari. Sementara untuk hasil tes darah bisa tujuh sampai sepuluh hari. Itu pun, lanjut dia, tergantung metabolisme orang yang diperiksa.

Pemeriksaan ini, tambah dia, merupakan permintaan dari Dirwan sendiri. Ia meminta pemeriksaan dilakukan di Jakarta, dan bukan di BNNP Bengkulu.  “Ini permintaan dia. Kita tunggu saja bersama,” kata Slamet.

Seperti diketahui, tim penyidik BNNP Bengkulu menemukan barang yang diduga sabu dan ekstasi di ruang kerja Dirwan Mahmud. Benda yang dibungkus plastik kecil berupa serbuk putih dan dua tablet itu diberada di sofa ruangan kerja Dirwan.

Petugas juga menemukan dua tablet warna merah muda di lantai ruangan yang sama. Soal penemuan barang bukti itu, Slamet mengatakan pihaknya tidak ingin gegabah.

“Penemuan di kantor itu bagian dari pemeriksaan. Apapun yang terjadi kita harus ada penyesuaian antara alat bukti yang satu dengan alat bukti yang lain,” papar dia.

Sementara, Dirwan dan beberapa pejabat Bengkulu Selatan sebetulnya saat penemuan barang haram tersebut telah dicek urine. Hasil pemeriksaan tersebut negatif.

Komentar
Sedang Loading...
Memuat