HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Solusi Alternatif Akhiri Perang di Suriah Didesak Arab Saudi

5

HARIANACEH.co.id – Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel al-Jubeir mengatakan bahwa sudah waktunya untuk mempertimbangkan adanya solusi alternatif mengakhiri perang di Suriah.

Pernyataan Al-Jubeir dilontarkan menyusul pertemuan  International Syria Support Group (ISSG) di Wina, Austria, tidak membuahkan hasil untuk mengakhiri konflik yang sudah terjadi sejak 2011.

Menlu Arab Saudi
Menlu Arab Saudi Adel al-Jubeir dan Menlu AS John Kerry/AFP

“Kami tengah mempertimbangkan solusi alternatif, termasuk menambah bantuan militer kepada pihak pemberontak jika pemerintahan Presiden Bashar Al-Assad terus melanggar gencatan senjata,” ujar al-Jubeir, seperti dikutip Al Araby, Rabu (18/5/2016).

“Saat ini kami sudah berpikir harus menjalankan rencana alternatif untuk sementara waktu,” lanjutnya.

Dalam pertemuan ISSG tersebut, Jubeir sempat melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) John Kerry dan Menlu Rusia Sergei Lavrov. Mereka membahas krisis yang sudah menewaskan ratusan ribu warga itu.

Kerry dan Lavrov mengatakan mereka sepakat untuk mendorong gencatang senjata yang tengah goyah itu. Namun tetap ada perbedaan antara AS dan Rusia mengenai cara mengatasi krisis.

Di lain pihak, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) gagal untuk menetapkan tanggal pertemuan pembicaraan perdamaian. Utusan PBB Staffan de Mistura mengatakan, pihaknya tidak bisa mengundang Presiden Assad dan pihak pemberontak untuk membicarakan perdamaian tanpa ada gencatan senjata yang kredibel.

Sementara Kerry menyebutkan bahwa ISSG telah sepakat untuk menetapkan adanya konsekuensi bagi pihak yang melanggar gencatan senjata. Kerry menambahkan bahwa ISSG akan tetap memberikan tekanan terhadap Assad.

Perbedaan antara Rusia dan AS juga menghambat kesepakatan mengenai kerangka kerja mengenai transisi dari kekuasaan Assad.

loading...