HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

32 Prajurit Loyalis Libya Tewas Pasca Bentrok Dengan ISIS

8

HARIANACEH.co.id – Sebanyak 32 prajurit yang loyal dengan pemerintahan bersatu Libya tewas dalam bentrokan berdarah dengan kelompok militan Islamic State (ISIS) dan terkena bom mobil dekat Sirte, Rabu (18/5/2016).

“Korban tewas hari ini mencapai 32, dan 50 lainnya terluka,” ucap perwakilan Pemerintahan Kesatuan Nasional Libya (GNA) dalam akun Facebook dan Twitter, seperti dilansir AFP.

Dalam laporan awal, tujuh loyalis tewas dalam sebuah bom mobil di Buairat el-Hassun, sekitar 60 kilometer dari Sirte. Sementara tentara lainnya tewas dalam pertempuran melawan ISIS di Abu Grein.

GNA menyerukan agar pesawat jet tempur segera membombardir ISIS di Sirte setelah koalisi global pimpinan Amerika Serikat menyatakan siap membantu Libya.

Senin lalu, AS, Italia beserta sekutu dan tetangga Libya, berdialog di Wina dan sepakat mempersenjatai GNA untuk menghadapi ISIS. Satu hari setelahnya, pertempuran loyalis melawan ISIS menewaskan tujuh anggota GNA dan melukai 15 lainnya.

Konvoi ISIS di Libya. (SITE)
Konvoi ISIS di Libya. (SITE)

ISIS menguasai Abu Grein pada 5 Mei sebagai bagian dari upaya mencapai daerah yang dilindungi PBB.

Pertempuran terbaru di Libya terjadi seiring semakin agresifnya ISIS dalam memperluas wilayah ke bagian barat Sirte. Beberapa negara di Eropa khawatir ISIS dapat menggunakan Sirte sebagai basis untuk melancarkan aksi teror.

Komunitas internasional, terutama dari Eropa, juga khawatir mengenai gelombang pengungsi dan imigran yang menyeberangi Mediterania dari pesisir Libya.

Komentar
Sedang Loading...
Memuat