HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Iran: Tidak Ada Halangan Untuk Kerjasama Dengan Indonesia

7

HARIANACEH.co.id – Presiden Iran Hassan Rouhani menegaskan bahwa tidak ada halangan untuk melakukan hubungan dengan negara ramah seperti Indonesia.

Ucapan tersebut disampaikan oleh Presiden Rouhani saat menerima Duta Besar Republik Indonesia untuk Iran dan Turkmenistan Octavino Alimudin yang menyerahkan surat kepercayan kepadanya. Surat kepercayaan dari Presiden Joko Widodo itu diserahkan kepada Rouhani pada 17 Mei.

Selain Indonesia, ada beberapa Duta Besar lain yang juga menyampaikan surat kepercayaan yaitu Slowakia, Perancis dan Azerbaijan. Pada kesempatan tersebut, Presiden Rouhani menyampaikan pentingnya peran Indonesia, terutama dalam upaya penyelesaian konflik di dunia Islam.

Menarik ketika Presiden Rouhani menyambut kedatangan Dubes Octavino. Rouhani mengawali sambutannya dengan ucapan ‘selamat datang’. Diharapkan kehadiran Dubes Octavino dapat membantu meningkatkan hubungan kedua negara.

Dubes Octavino1
Dubes Octavino serahkan surat kepercayaan kepada Presiden Rouhani (Dok. KBRI Teheran)

Presiden Rouhani juga menyampaikan kunjungannya terdahulu ke Indonesia pada tahun 2014 dalam rangka memenuhi undangan Presiden Jokowi untuk menghadiri KTT Asia Afrika. Beberapa hasil kunjungan tersebut ditandai oleh penandatanganan perjanjian kerjasama kedua negara serta pembahasan isu-isu bilateral maupun regional.

Sementara pada isu bilateral, Rouhani menekankan besarnya potensi maupun kapasitas yang dapat ditingkatkan oleh kedua negara.

“Iran siap berpartisipasi dalam proyek-proyek infrastruktur, seperti jalan, pembangkit listrik, pembangunan bendungan dan refinery, terutama di bidang teknik dan engineering. Perusahaan swasta Iran juga siap melakukan investasi bersama dengan perusahaan Indonesia,” ujar Rouhani, ketika menerima Dubes Octavino, dalam keterangan tertulis KBRI Teheran,Kamis (19/5/2016).

Peningkatan kerja sama di bidang ekononi dan sosial budaya kedua negara, diharapkan juga dapat menjadi cerminan hubungan dua negara Islam moderat yang mewakili the real Islam, bukan stigma Islam yang identik dengan radikalisme.

Dubes Octavino diterima Presiden Rouhani/Dok.KBRI Teheran
Dubes Octavino diterima Presiden Rouhani/Dok.KBRI Teheran

Presiden Rouhani juga telah mengundang Presiden Jokowi untuk dapt berkunjung ke Iran. Rouhani berharap bahwa hal tersebut dapat terwujud dalam waktu yang tidak terlalu lama.

Dubes Octavino pun menyampaikan salam hangat dari Presiden Jokowi kepada Presiden Rouhani, serta dari masyarakat Indonesia kepada masyarakat Iran. Disampaikan pula ucapan selamat atas suksesnya penyelenggaraan Pemilu Majlis dan tercapainya perjanjian JCPOA yang saat ini telah masuk pada tahap implementasi.

Dubes Octavino berharap bahwa hubungan kedua negara dapat terus meningkat. Hubungan diplomatik kedua negara yang telah lebih dari setengah abad yang diwarnai oleh lebih dari 50 perjanjian bilateral serta saling dukung di forum-forum internasional dapat terus terjalin.

Lebih jauh diharapkan kerja sama di bidang perdagangan dan investasi maupun sosial budaya dapat terus berlanjut. Diharapkan volume perdagangan kedua negara terus meningkat, dengan beberapa komoditas perdagangan utama seperti pulp dan kertas dari Indonesia, serta bitumen dari Iran.

Selain itu disampaikan pula upaya Pertamina untuk berpartisipasi pada proyek investasi di Iran serta keikutsertaan delegasi Indonesia pada MTQ Internasional yang sedang diselenggarakan di Tehran. Menanggapi peran Indonesia dan Iran sebagai dua negara muslim yang moderat, Dubes Octavino sepakat dengan Presiden Rouhani bahwa Islam yang sejati seharusnya rahmatan lil alamin.

Sebagai penutup, Presiden Rouhani menegaskan bahwa ‘no barrier for friendly country seperti Indonesia’.

Komentar
Sedang Loading...
Memuat