HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Ayah Mirna: Saya Sebagai Orang Tuanya Hanya Mengikuti Saja

5

HARIANACEH.co.id – Berkas perkara Jessica Kumala Wongso masih belum dinyatakan lengkap. Sedangkan, masa tahanan Jessica tinggal 9 hari lagi.

Edi Darmawan Salihin, ayah mendiang Wayan Mirna masih berharap jaksa segera menyatakan berkas perkara lengkap alias P21. Darmawan ingin kasus kematian anakanya itu diputuskan oleh palu hakim.

“Saya hanya berserah kepada jaksa yang mulia, yang saya hormati. Semoga mereka terketuk segera (P21) tidak usah bolak balik berkas. Kita buktikan saja di pengadilan,” ungkap Darmawan di rumahnya di kawasan Sunter Garden, Sunter Agung, Jakarta Utara, Kamis (19/5/2016) malam.

Darmawan maklum dengan kondisi bolak baliknya berkas perkara Jessica. Meski sangat berharap kasus kematian Mirna segera di sidang, Darmawan tetap menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Darmawan nampak bijak menanggapi belum rampungnya berkas Jessica.

“Menurut saya mungkin memang dalam hal ini pendalaman oleh jaksa diperlukan, kita hormati, saya sebagai orang tuanya hanya mengikuti saja,” ujar Darmawan.

Darmawan memastikan akan membeberkan semua bukti yang dia punya pengadilan. Dia akan membeberkan semua bukti yang tidak dimiliki polisi.

“Bahwa semua alat bukti yang saya dapat di luar kepolisian, apapun yang saya dapet di Australia di luar kepolisian, itu nanti akan saya beberkan di persidangan,” ungkap Darmawan.

Polisi diburu waktu membawa kasus kematian Wayan Mirna Salihin ke pengadilan. Sebab, sepuluh hari lagi masa tahanan tersangka Jessica Kumala Wongso habis, sementara Kejati DKI belum menyatakan berkas perkara lengkap alias P21.

Pengacara Jessica, Yudi Wibowo Sukinto, optimistis Jessica akan bebas demi hukum karena hingga kini berkas hanya bolak-balik dari penyidik Polda Metro Jaya ke Kejati DKI. Hal ini, kata Yudi, tanda nyata polisi tak punya cukup bukti menjerat rekan ngopi Mirna itu. Apabila hingga 28 Mei berkas tak juga lengkap, polisi harus rela melepas perempuan yang diduga menuang sianida ke kopi Vietnam yang ditenggak Mirna.

Jessica pun terus menghitung hari pembebasan. Empat kali sudah Kejaksaan Tinggi DKI mengembalikan berkas kepada penyidik. Polda Metro Jaya kembali mengirim berkas Jessica ke Kejati DKI untuk kelima kali, Rabu 18 Mei. Apabila sampai 28 Mei berkas Jessica masih belum lengkap, rekan ngopi Mirna itu harus bebas dari tahanan demi hukum.

Namun, kebebasan Jessica tak serta merta menghentikan proses hukum kasus kematian Mirna. Menurut Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono, pihaknya akan berkoordinasi dengan jaksa dan menegevaluasi kekurangan dalam berkas.

Awi juga menyampaikan, status tersangka pada Jessica tidak hilang meski ia bebas. Perlu gelar perkara untuk menentukan perlu atau tidak status tersangka pada Jessica dicabut.

“Kalau memang bukti petunjuk dari jaksa tidak cukup, maka harus patuh (polisi cabut status tersangka Jessica). Namun, sampai sekarang masih proses dan melengkapi,” ujar Awi

Komentar
Sedang Loading...
Memuat