HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Setelah Investigasi Internal Lion Air Siap Diberikan Sanksi

7

HARIANACEH.co.id – Pihak Lion Air tidak terima pemberian sanksi pembekuan layanan groundhandling yang diberikan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan. Lion Air ingin sanksi diberikan jika tim internal sudah menemukan penyebab pasti kesalahan prosedur penumpang internasional yang masuk ke terminal domestik.

“Bukan tidak terima sanksi tapi harus tahu yang terjadi itu apa sih,” kata Direktur Utama Lion Air Edward Sirait, Kamis (19/5/2016).

Jika ditemukan kesalahan prosedur kerja, manajemen Lion Air siap memberikan sanksi tegas pada pegawai. “Dan itu (kesalahan prosedur) pasti diperbaiki agar tidak terjadi di kemudian hari,” terang Edward.

Tapi sejauh ini pendalaman yang dilakukan pihak Lion Air, Edward bilang, belum ditemukan unsur kesengajaan dalam pengantaran penumpang internasional yang baru tiba di terminal domestik sehingga tidak melewati proses keimigrasian.

“Kalau hal lain kita belum temukan dan kita dalami terus kemungkinan orang, apakah ada unsur lain, apakah ada kaitannya dengan narkoba, menyelundupkan orang, dan lain-lain,” ungkap Edward.

Edward berharap pemerintah melakukan pembinaan pada manajemen maskapai supaya bisa meningkatkan kualitas pelayanan. Sebab, Edward mengakui dinamika di dunia transportasi udara tidak mudah.

“Dengan keputusan tersebut, masalah kelangsungan kehidupan perusahaan, investasi, menjadi masalah termasuk karyawan dan penumpang mempertanyakan kelangsungan operasional Lion Air ke depan dengan kata pembekuan itu,” pungkas Edward.

Seperti diketahui, pada 10 Mei 2016 Pesawat Lion Air JT161 dari Singapura terparkir di R51 Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng. Saat bersamaan, terdapat pesawat Lion Air lain yang juga baru mendarat dari Padang terparkir di R56. Namun, bus penjemput penumpang membawa penumpang Lion Air JT161 menuju Terminal 1. Padahal seharusnya kedatangan internasional diantarkan ke Terminal 2. Akibatnya, sejumlah penumpang internasional tidak melewati proses imigrasi.

Ditjen Hubdar Kemenhub sudah menjatuhkan sanksi pada Lion Air dengan pembekuan layanan antarjemput penumpang dan barang (ground handling) sejak kemarin (18/5). Tapi pihak Lion Air melawan. Maskapai berlogo kepala singa merah itu berencana menggugat Ditjen Hubdar.

loading...
Subscribe to our newsletter
Sign up here to get the latest news, updates and special offers delivered directly to your inbox.
You can unsubscribe at any time