HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Penerbangan Haji 2016 Dilayani Dua Maskapai Ini

34

HARIANACEh.co.id — Kementerian Agama telah menetapkan dua maskapai penerbangan untuk pengangkutan udara jemaah haji Indonesia 2016. Kedua maskapai itu memenuhi kualifikasi tender yang ditetapkan.

“Penyediaan transportasi udara jemaah haji Indonesia melalui tahapan proses seleksi,” kata Direktur Jenderal Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Abdul Djamil dalam konferensi persnya di Gedung Kemenag, Jalan Lapangan Benteng Barat, Jakarta Pusat, Selasa (24/5/2016).

Abdul mengatakan, tender penyediaan transportasi udara jemaah haji Indonesia 2016 dilakukan pada 18-19 Februari. Peserta tender diikuti oleh empat maskapai nasional yakni, Garuda Indonesia, Air Asia, Lion Air, Citilink dan satu maskapai asing yakni Saudi Arabian Airlines.

“Setelah melalui proses seleksi dan verifikasi kelengkapan dokumen, bahwa PT Garuda Indonesia dan Saudi Arabian Airlines telah memenuhi semua persyaratan sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Abdul Jamil

Abdul menjelaskan, Garuda Indonesia akan mengangkut jemaah haji asal Embarkasi Aceh, Medan, Padang, Jakarta (Khusus jamaah haji provinsi DKI Jakarta, Banten, Lampung, Solo, Balikpapan, Makassar, dan Lombok. Sementara Saudi Arabian Airlines akan mengangkut jemaah haji asal Embarkasi Batam, Palembang, Jakarta (Khusus Jemaah haji Provinsi Jawa Barat), Banjarmasin, dan Surabaya.

“Setelah dilakukan penandatanganan perjanjian pengangkutan udara, maka perusahaan penerbangan sebagai pelaksana transportasi udara jemaah haji segera menyiapkan hal-hal teknis lainnya terkait operasional penerbangan haji termasuk landling permit dan slot time di Arab Saudi maupun di Indonesia,” ungkapnya.

Kloter penerbangan jemaah haji terbagi menjadi dua tahap. Kloter pertama akan diberangkatkan secara nasional pada 9 Agustus sampai dengan 22 Agustus. Sementara kloter kedua diberangkatkan pada 23 Agustus sampai 5 September.

“Kloter pertama diterbangkan menuju Madinah, dan pulang melalui Jeddah. Kloter kedua menuju Jeddah dan pulang melalui Madinah,” pungkas Abdul.

Komentar
Sedang Loading...
Memuat