HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Pengacara: Jessica Tegar Dan Senang Jika Segera Disidang

8

HARIANACEH.co.id — Kejaksaan Tinggi DKI memutuskan berkas perkara Jessica Kumala Wongso lengkap alias P21. Kasus kematian Wayan Mirna bisa segera disidangkan.

Putusan P21 secara otomatis mengugurkan harapan Jessica menghirup udara bebas. Pengacara Jessica, Yudi Wibowo Sukinto mengatakan sudah menemui dan memberitahu kliennya soal ini.

“(Jessica) tegar dan senang jika segera disidang. Tidak takut. Karena akan ketahuan rekayasa hukumnya dan akan terungkap,” kata Yudi, Jumat (27/5/2016).

Jessica disebut masih optimistis dengan kasus yang menjeratnya. Rekan ngopi Mirna itu masih yakin bisa bebas, lantaran tak merasa membunuh.

“Iya biar tahu katanya ‘siapa yang membunuh, apa saya yang bunuh? Atau teman saya sudah sakit lalu mati’,” kata Yudi menirukan ucapan Jessica.

Penyidik Polda Metro Jaya mendapat kabar melegakan menjelang hari-hari terakhir masa tahanan Jessica. Tepat dua hari sebelum masa tahanan Jessica habis, Kejaksaan Tinggi DKI memutuskan berkas perkara kasus kematian Mirna atas tersangka Jessica, lengkap alias P21. Jessica segera disidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Putusan berkas Jessica P21 tercantum dalam surat Kepala Kejati DKI Jakarta yang teregistrasi dengan nomor B3763011/epp/1052016 tanggal 25 Mei 2016.

Sebelum dinyatakan P21, berkas Jessica sudah empat kali dikembalikan ke penyidik lantaran dinilai belum lengkap. Pihak Kejati maupun penyidik Polda Metro rapat menutupi poin apa saja yang membuat berkas Jessica ‘berlubang’.

Selama tiga kali dikembalikan Kejati DKI, pihak Polda Metro Jaya hanya menyebut kalau berkas Jessica masih kurang lengkap soal keterangan saksi ahli. Saat dikembalikan yang keempat kalinya, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono menyatakan berkas hanya kurang kelengkapan administrasi penyidikan. Menurut Awi, Jaksa Penuntut Umum (JPU) meminta jawaban surat sekretaris bantuan hukum timbal balik dan ekstradisi dari Australia untuk dicek.

Setelah empat kali dikembalikan ke penyidik, Kejati DKI akhirnya menyatakan kalau berkas perkara Jessica lengkap alias P21 pada 118 hari masa tahanan Jessica. Assisten Tindak Pidana Umum M. Nasrun mengatakan seluruh alat bukti dari penyidik kepolisian untuk mengadili kasus ini telah terpenuhi. Berdasarkan ketentuan Pasal 139 KUHP secara formil dan materil berkas perkara Jessica dapat dilimpahkan ke pengadilan.

Kasipenkum Kejati DKI Jakarta Waluyo menyampaikan, sesuai KUHP seorang pelaku bila berkasnya sudah lengkap maka segera menghuni lembaga permasyarakatan. Untuk Jessica, Kejaksaan sudah menyiapkan tempat di Rutan Kelas II A Pondok Bambu, Jakarta Timur.

Jessica diduga menuangkan racun ke Es Kopi Vietnam yang diminum Mirna, Rabu 6 Januari. Saat itu, Mirna, Jessica, dan seorang teman keduanya Hani duduk satu meja di Kafe Olivier, Grand Indonesia, Jakarta Pusat.

Mirna meninggal usai meminum es kopi tersebut. Pada 29 Januari, penyidik Polda Metro menetapkan Jessica sebagai tersangka dan menahannya sehari kemudian.

Komentar
Sedang Loading...
Memuat