HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

PLN Mengaku Kekurangan Pasokan Gas

13

HARIANACEH.co.id — PT PLN (Persero) mengaku mulai kekurangan pasokan gas untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar pembangkit di tahun ini. Diperkirakan defisit gas tersebut akan semakin meningkat sampai 2019.

Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Timur dan Bali, Amin Subekti mengatakan komposisi suplai gas dan permintaan (demand) sudah tidak lagi seimbang sehingga menyebabkan defisit gas saat ini. Meskipun demikian, diakuinya pasokan gas masih dalam level aman. Perusahaan listrik pelat merah ini pun sudah bisa memperkirakan akan mengalami defisit tahun depan.

“Situasi saat ini adalah situasi masih secure, tetapi mulai tahun depan itu mulai defisit gas,” kata Amin, dalam di Jakarta, Kamis, 26 Mei.

Baca Juga

Amin menyebutkan, berdasarkan catatan milik PLN dengan melihat konsumsi gas harian, di 2016 PLN sudah mengalami defisit sebesar 118 Billion British Thermal Unit per Day (BBTUD) dan 2019 akan terus mengalami peningkatan mencapai 1.100 bbtud. Ia menjelaskan, hal itu terjadi karena antara jumlah gas yang terkontrak saat ini tidak mencukupi kebutuhan.

“Kalau dilihat dari konsumsi 2016, kami sudah akan mengalami defisit 118 bbtud kemudian meningkat di 2019 antara yang jumlah terkontrak dengan kebutuhan kita adalah 1.100 bbtud,” jelas dia.

Menanggapi hal tersebut, PLN menilainya menjadi suatu tantangan. Amin menuturkan saat ini ada tiga tantangan yang tengah dihadapi oleh perseroan yakni kondisi suplai gas, soal alokasi gas, dan harga gas. Ketiganya akan menjadi solusi ketiga dapat diselesaikan.

“Pertama, sisi supply condition, sebagain dari yang kita contract periode PSC-nya akan berakhir dalam waktu dekat. Kalau ini kurang ini akan sulit. Kedua, soal alokasi. Bagaimana PLN mendapatkan alokasi untuk gas itu, sehingga mendaptkan alokasi yang cukup. Ketiga, pricing,” tutup dia.

Komentar
Sedang Loading...
Memuat