HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

PBB Didesak Menlu Inggris Segera Distribusikan Bantuan ke Suriah

Para warga Suriah menunggu bantuan, (AFP)
6

HARIANACEH.co.id — Inggris menyerukan kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk segera memulai distribusi bantuan kemanusiaan ke daerah-daerah yang terkepung di Suriah melalui udara.

Desakan tersebut diserukan oleh Menteri Luar Negeri Inggris, Philip Hammond ke PBB karena dia menilai Pemerintah Suriah telah gagal membuka akses bagi bantuan kemanusiaan.

Iring-iringan bantuan ke Suriah (AFP)
Iring-iringan bantuan ke Suriah (AFP)

“Walau bantuan melalui udara adalah kompleks, mahal, dan berisiko, kini hal itu menjadi pilihan terakhir untuk meringankan penderitaan manusia di banyak wilayah yang terkepung,” kata Hammond, seperti dikutip BBC, Kamis (2/6/2016).

Hammond juga menyeru kepada Rusia dan Iran, yang mendukung Pemerintah Suriah, untuk menggunakan pengaruh mereka guna memastikan bantuan kemanusiaan melalui udara dapat dilangsungkan secara aman.

Bulan lalu, Kelompok Internasional Pendukung Suriah (ISSG), yang dipimpin Amerika Serikat (AS) dan Rusia, menetapkan batas waktu pada 1 Juni untuk pendistribusian bantuan kemanusiaan.

Namun, hanya segelintir bantuan yang dikirimkan pada Rabu 1 Juni kemarin. Lagipula, iring-ringan pembawa bantuan ke Kota Darayya, dekat Damaskus, tidak membawa makanan.

Pada April lalu, PBB mengatakan sedikitnya 4.000 orang terkepung oleh pasukan pemerintah Suriah di Darayya. Pengepungan itu telah berlangsung selama empat tahun. Pasokan listrik ke Darayya juga sudah diputus sejak tiga tahun lalu

Untuk bisa mengantarkan bantuan berisi vaksin, susu bayi, obat-obatan, dan vitamin ke Darayya, PBB menggunakan iring-iringan.

Koordinator bantuan darurat PBB, Stephen O’Brien, mengatakan pemerintah Suriah telah berkali-kali mengabaikan permintaan agar bantuan bisa masuk ke daerah-daerah yang terkepung.

Bantuan yang akhirnya bisa terkirim pada Rabu 1 Juni kemarin merupakan yang pertama sejak November 2012 lalu.

Komentar
Sedang Loading...
Memuat