HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Menhan Minta Perwira TNI Penjual Upal Dihukum Tegas

3

HARIANACEH.co.id — Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu meminta perwira TNI berpangkat kolonel yang menjual uang palsu dihukum tegas. Sanksinya harus keras agar lahir efek jera.

“Terserah saja mau dihukum apa. Hukum potong tangan, terserah,” kata Ryamizard usai menghadiri haul ketiga Taufiq Kiemas di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (8/6/2016).

Saat ditanyakan apakah kasus ini akan ditangani kepolisian, Menhan membantah. Sebaiknya, kasus ini ditangani oleh Pom TNI. “Biar POM TNI,” Ryamizard sembari berlalu.

Bareskrim Polri menangkap dua pengedar uang palsu di kawasan Jakarta Timur. Salah satu pelaku diketahui tentara berpangkat Kolonel. Pria berinisial A itu dibekuk petugas menyemar sebagai pembeli di halaman Rumah Sakit UKI, Cawang, Jakarta Timur. Selain A, polisi juga menciduk satu pria lainnya, berinisial M.

Polisi menyita 3 ribu lembar pecahan Rp100 ribu. M mengaku mendapatkan uang palsu itu dari tersangka A untuk dijual kembali.

“Saat melakukan penyamaran, kami membeli uang itu seharga Rp50 juta. Motifnya untuk mencari keuntungan,” kata Kabag Penerangan Umum Kombes Martinus Sitompul.

Mantan Kadiv Humas Polda Metro Jaya itu menyampaikan, nomor seri uang palsu tersebut sama dengan nomor seri uang asli yang tersebar di Jawa Timur, Jawa tengah, Jawa Barat dan Jogjakarta. Saat ini, oknum TNI berinisial A telah diserahkan ke Polisi Militer (POM) TNI.

“Sudah kami kembalikan ke POM. Sementara M masih kami selidiki. Kami akan cari tahu mereka mendapat dan menyebar uang palsu itu ke mana saja,” kata Martinus.

loading...