Harian Aceh Indonesia
HARIANACEH.co.id

Komisi VI DPRA Terima Audiensi Direktur RSIA

HARIANACEH.co.id, BANDA ACEH — Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) menggelar pertemuan dengan Direktur baru Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) di ruang kerja Komisi VI, Kamis (09/6) pukul 10.00 WIB.

Ketua Komisi VI DPR Aceh, T. Iskandar Daod bersama Anggota Komisi VI antara lain Darwati A. Gani, Ummi Kalsum, dan Nuraini Maida menerima audiensi dr. Amri Kifran, M.Kes beserta jajaran.

Direktur baru RSIA, dr. Amri Kifran, M.Kes dipertemuan tersebut menjelaskan, dirinya dan segenap pengurus RSIA telah merancang kerangka kerja yang baru untuk mengembalikan pelayanan prima RSIA kepada masyarakat.

Dirinya juga berharap, Komisi VI DPR Aceh bersedia mendukung RSIA dalam membenahi menajemen rumah sakit tersebut agar bisa lebih produktif lagi memberikan pelayanan kesehatan.

“Kami akan berusaha memperbaiki kembali kinerja RSIA, dan akan bekerja keras untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat Aceh terhadap RSIA. Peningkatan produktifitas pelayanan, adalah target awal kami memulai hal itu untuk terwujud. Tentunya kami juga perlu dukungan dari DPRA,” katanya.

Sementara itu Ketua Komisi VI DPR Aceh, T. Iskandar Daod menyambut baik langkah-langkah yang telah disusun oleh Direktur baru RSIA untuk kembali meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit tersebut. DPR Aceh, dalam hal ini Komisi VI mendukung penuh program-program RSIA yang akan dijalankan dibawah kendali direktur baru ini.

“RSIA harus kembali memberikan kenyamanan serta pelayanan kepada setiap pasien dengan baik. Dalam hal ini, Komisi VI DPR Aceh siap mendukung penuh RSIA jika ada perubahan ke arah yang lebih baik dalam melayani dan menangani pasien anak dan ibu hamil,” jelasnya.

Sebelum menutup acara, Ketua Komisi VI dan Anggota Komisi VI DPR Aceh berpesan kepada Direktur baru RSIA, “Direktur harus menjelaskan kepada masyarakat, spesialisasi pelayanan apa yang diberikan RSIA apakah melalui media massa atau bagaimana pun yang penting upaya itu ada, agar masyarakat tidak menghujat dokter yang tidak mau melayani pasien di luar tugas pokok dokter tersebut. Terhadap alat-alat UGD di RSIA sebaiknya ada perawatan jangan dibiarkan kotor sampai berkarat. Jika hal ini terkait dengan Kualitas SDM, secepatnya direktur mencari SDM yang berkualitas, Jika hal ini berkaitan dengan kekurangan SDM, direktur harus segera mencarikan tambahan SDM. Direktur harus mampu memecahkan semua persoalan ini, karena RSIA sangat membutuhkan Direktur yang mampu menyelesaikan semua masalah yang lalu dan kini.” tegas Anggota Dewan Komisi VI DPR Aceh.[***]

Beri Komentar
Loading...

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. TerimaSelengkapnya