HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

SBY: Meski ada Kekurangan, Kebijakan Jokowi-JK Patut Diapresiasi

4

HARIANACEH.co.id — Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memuji kinerja pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Meski ada kekurangan, sejumlah kebijakan Jokowi-JK patut diapresiasi.

SBY mengatakan, Demokrat mencatat sejumlah prestasi dan kemajuan satu tahun terakhir pemerintah Jokowi-JK. Dia menyebut, Presiden Jokowi tidak lagi mengumbar janji terkait target-target ekomoni. SBY sadar, target ekonomi harus realistis lantaran perekonomian dalam negeri dan global mesih mengalami perlambatan.

“Pantauan kami, Presiden Jokowi tidak lagi obral dengan janji-janji baru beliau, terutama yang membawa konsekwensi pada keuangan negara dan APBN. Kami menduga, beliau sungguh menyadari bahwa ditengah perekonomian yang melambat saat ini ruang fiskal kita semakin sempit, dan menjalankan pemerintahan memang tidak mudah,” kata SBY pada acara Refleksi Ramadan Partai Demokrat di Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Jumat (10/6/2016) malam.

Mantan Presiden RI ke-6 ini menambahkan, prestasi Jokowi lainnya yakni keamanan dalam negeri, termasuk keamanan publik terjaga baik. Meskipun ada serangan teroris di Jakarta beberapa waktu lalu, serta terjadinya insiden keamanan di Aceh dan Papua, tetapi secara nasional dan secara umum keamanan dalam negeri terpelihara dengan baik.

Presiden dan Wapres Jokowi-JK
Presiden dan Wapres Jokowi-JK, (MI/Panca Syurkani)

SBY juga menilai, stabilitas politik pada tingkat nasional juga terjaga baik. Dia bilang, secara politik tidak ada gangguan yang berarti terhadap Presiden dan Pemerintah dalam menjalankan tugas-tugasnya. Kondisi seperti ini diperlukan, agar tugas-tugas pemerintahan dan pembangunan dapat dilaksanakan sebagaimana mestinya.

“Kabinet semakin kompak dan makin bisa manahan diri dari pertengkaran di depan umum. Hal ini baik, karena dengan kabinet yang kompak saja tak selalu mudah untuk bersinergi dan berkoordinasi, apalagi jika tidak kompak,” imbuhnya.

Presatasi membanggakan yang ditorehkan Jokowi-JK lainnya, yakni mampu mengurangi angka pengangguran di tengah ekonomi yang masih lesuh. Namun, SBY mengingatkan agar pemerintah tetap mewaspadai menurunnya pendapatan masyarakat kelas bawah yang berpengaruh pada melemahnya daya beli.

“Meskipun keadaan ekonomi nasional belum menggembirakan, namun survei terbaru menunjukkan angka pengangguran terbuka kita berkurang, alias membaik. Di tengah lesunya sektor riil dan lemahnya daya beli masyarakat, berkurangnya pengangguran ini tentu memiliki dampak positif,” pungkasnya.

loading...
Subscribe to our newsletter
Sign up here to get the latest news, updates and special offers delivered directly to your inbox.
You can unsubscribe at any time