HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Ombak Besar dan Angin Kencang Terpa Kapal Sri Lanka di Pantai Lhoknga

5

HARIANACEH.co.id, Banda Aceh — Kapal asal Sri Lanka yang mengalami kerusakan mesin kemarin di Perairan Lhoknga, Aceh Besar sampai hari ini, Minggu (12/06) masih terombang-ambing didalam badai tanpa ada upaya pendaratan oleh pihak pemerintah RI. Semua pihak seperti tutup mata dengan masalah yang dialami warga Sri Lanka tersebut.

Sejak Sabtu (11/06) Sore, pihak SAR dan TNI sudah mengirimkan teknisi, namun sampai hari ini belum ada kejelasan soal kondisi mesin kapal sarat penumpang itu.

Menanggapi hal ini, Nasruddin, seorang aktifis kemanuasiaan dari Yayasan Geutanyoe sangat menyayangkan sikap pemerintah yang tidak memberi izin pendaratan sementara, dia mengatakan, “mereka itu manusia dan sedang dalam kesulitan. Harusnya pihak pemerintah cepat merespon dan memberikan bantuan, terlepas dari apa kepentingan mereka” ujar Nasruddin dengan nada kesal.

Menurut aktifis yang biasa di sapa dengan sebutan Tgk Din ini, pemerintah semestinya mengedepankan rasa kemanusiaan terlebih dahulu. “Kenapa tidak mengedepankan rasa kemanusiaan, selagi kapal mereka diperbaiki, kan bisa mereka dievakuasi ke darat dulu. Terlebih bersama mereka ada anak-anak dan wanita hamil,” ucap Tgl Din. Dia juga mengatakan, meskipun kasus mereka berbeda dengan Rohingya, namun mereka tetap manusia yang dalam kesulitan dan layak mendapat bantuan.

Salah seorang netizen dengan akun Chaideer Mahyuddin mengatakan dalam status Facebook nya “Ombak Besar dan angin kencang landa Boat imigran Sri Lanka yang terkatung-katung di bibir pantai Lhoknga. Duh! Kejamnya manusia” tulisnya.(Ftr)

loading...