HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Penembakan Orlando, Istri Pelaku Dapat Dijerat Hukum

2

HARIANACEH.co.idIstri dari pelaku penembakan massal di sebuah kelab malam di Orlando dapat dijerat hukum terkait aksi teror tersebut.

Seperti dikutip Fox News dan Reuters, Selasa (14/6/2016), tim pengacara telah meminta diadakannya investigasi terhadap Noor Salman, istri dari Omar Mateen.

Salman dilaporkan telah memberitahu polisi dirinya sempat meminta suaminya untuk tidak melancarkan serangan di kelab malam Pulse. Penembakan massal terburuk dalam sejarah Amerika Serikat (AS) itu menewaskan 49 orang dan melukai 53 lainnya, enam di antaranya dalam kondisi kritis.

Mateen tewas dalam operasi penyerbuan polisi di lokasi kejadian, setelah sempat terlibat baku tembak selama lebih kurang satu jam pada Minggu 12 Juni.

Tim pengacara berusaha menjerat Salman sebagai kaki tangan kejahatan suaminya, dan juga karena tidak memperingatkan petugas akan terjadinya serangan.

Seorang sumber mengatakan Mateen sempat menghubungi istrinya dari dalam Pulse saat pembantaian berlangsung. Meski Salman sudah diinterogasi di hari kejadian, dirinya hingga saat ini belum ditahan.

FBI terus menyelidiki seluk beluk penembakan massal di kelab malam Pulse di Orlando, Florida, AS, 14 Juni 2016
FBI terus menyelidiki seluk beluk penembakan massal di kelab malam Pulse di Orlando, Florida, AS, 14 Juni 2016, (JOE RAEDLE/AFP)

“Sepertinya dia tahu akan adanya serangan,” kata Senator Angus King dari Komite Intelijen Senat AS kepada CNN.

“Saat ini dia orang paling disorot dan terlihat mau bekerja sama dengan aparat untuk memberikan sejumlah informasi krusial,” tambah dia.

Pada Selasa, media lokal AS melaporkan Salman sempat pergi bersama Mateen untuk membeli amunisi senjata api. Ia juga mengantarkan Mateen ke Pulse, yang ingin terlebih dahulu menyurvei lokasi sasaran. Salman kemudian berusaha mencegah niat suaminya, namun berakhir gagal.

Presiden Barack Obama menyebut Mateen sebagai pemuda “pemarah dan tidak stabil yang telah diradikalisasi.” Mateen dilaporkan telah beberapa kali mengunjungi Pulse, dan juga berinteraksi dengan beberapa gay via aplikasi kencan di telepon genggam.

Investigator mengatakan belum ada bukti kuat yang menyatakan keterlibatan grup tertentu atas aksi Mateen. Sebelumnya otoritas lokal melaporkan Mateen sempat menelepon 911 untuk mendeklarasikan kesetiaannnya kepada kelompok militan Islamic State (ISIS).

Melalui kantor berita Amaq, ISIS mengklaim bertanggung jawab atas serangan di Orlando.

Obama dijadwalkan mengunjungi lokasi penembakan massal di Orlando pada Kamis besok.

loading...