HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Iran Ajukan Gugatan ke Mahkamah Internasional untuk Pulihkan Asetnya yang Dibekukan AS

4

HARIANACEH.co.id — Iran mengajukan gugatan ke Mahkamah Internasional untuk memulihkan asetnya yang dibekukan bernilai USD2 miliar atau sekitar Rp26,7 miliar di Amerika Serikat (AS).

Presiden Iran Hassan Rouhani mengumumkan gugatan Teheran itu Rabu 15 Juni dalam pernyataan di televisi negara. Pengadilan Iran juga menegaskan bahwa gugatan itu telah diajukan Selasa. Demikian diberitakan VOA Indonesia, Kamis (16/6/2016).

Mahkamah Agung AS mengumumkan bulan April, dana yang dibekukan itu akan digunakan untuk ganti rugi bagi para korban dan keluarga korban pemboman barak Marinir AS di Lebanon tahun 1983. Termasuk juga untuk korban-korban serangan lainnya yang dikaitkan dengan Iran.

Iran membantah terlibat dalam serangan-serangan itu dan menolak putusan pengadilan, dan menyebutnya pencurian uang.

Iran mengklaim, proses hukum AS melanggar ‘perjanjian persahabatan’ tahun 1955 antara kedua negara yang mencakup hubungan ekonomi dan konsuler. Iran telah meminta AS untuk memberi ganti rugi penuh ke Iran karena telah melanggar hak-haknya.

Lebih dari seribu orang Amerika bergabung menggugat Iran karena menyediakan bantuan material kepada Hizbullah, kelompok militer Islam Syiah di balik pengeboman di Beirut dan pemboman Khobar Towers di Arab Saudi tahun 1996.

Para penggugat termasuk orang yang anggota keluarganya tewas dalam serangan-serangan itu, serta orang-orang yang terluka.

loading...