Harian Aceh Indonesia
HARIANACEH.co.id

Advertisement

Korupsi e-KTP, KPK: Kerugian Negara Capai Rp2 Triliun Lebih

HARIANACEH.co.id — Komisi Pemberantasan Korupsi akhirnya mengungkapkan kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi pengadaan paket penerapan KTP berbasis NIK (e-KTP). Angkanya mencapai Rp2 triliun.

“Kami terima kerugian negaranya lebih dari Rp2 triliun,” ujar Ketua KPK Agus Rahardjo di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (16/6/2016).

Advertisement

Advertisement

Agus mengatakan, perhitungan tersebut diperoleh dari Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Dia pun memastikan kasus ini segera naik ke penuntutan untuk disidang.

Diketahui, KPK terus mendalami korupsi proyek pengadaan kartu tanda penduduk elektronik selama hampir dua tahun. Saksi-saksi terus diperiksa.

Dalam sengkarut proyek senilai Rp6 triliun itu, KPK baru menetapkan satu tersangka pada 22 April 2014 silam. Dia adalah Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan pada Ditjen Dukcapil Kemendagri Sugiharto.

Sugiharto berperan sebagai pejabat pembuat komitmen dalam proyek ini. Dia diduga telah menyalahgunakan kewenangan sehingga proyek itu merugikan keuangan negara Rp1,1 triliun.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Beri Komentar
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. TerimaSelengkapnya