HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Gunakan Facebook Live, Seorang Pria Ditembak

3

HARIANACEH.co.id — Facebook Live memungkinkan Anda untuk menayangkan video dari sebuah kejadian yang sedang berlangsung. Fitur ini memang memiliki kelebihan, tapi, ia juga memiliki kelemahan.

Polisi telah mengonfirmasi pada New York Times bahwa seorang laki-laki asal Chicago, Antonio Perkins, ditembak mati di tanggal 15 Juni lalu ketika dia sedang menyiarkan video secara live via Facebook Live.

Ini bukanlah kali pertama adegan kekerasan disiarkan secara langsung. Sebelum ini, telah ada kejadian serupa yang menunjukkan adegan kekerasan dalam video yang disiarkan secara live. Hal ini menyoroti ketiadaan filter untuk video yang disiarkan di internet.

Berbeda dengan TV yang menyiarkan acara secara langsung, pada video yang disiarkan ke media sosial, tidak ada orang yang bertugas untuk mengalihkan kamera ketika adegan kekerasan terjadi di luar dugaan.

Engadget melaporkan, Facebook tidak menghapus video Perkins ini. Perusahaan raksasa tersebut biasanya menghapuskan video yang menjadikan kekerasan sebagai video sensasional, tapi mereka menolak untuk menghapuskan video yang mereka percaya dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan kekerasan dan konsekuensinya.

Saat Anda hendak menonton video Perkins, Anda akan mendapatkan peringatan bahwa video tersebut mengandung “kekerasan eksplisit”. Namun, Anda tetap dapat menonton video tersebut.

Saat ini, kecil kemungkinan Facebook akan menghapuskan fitur live streaming mereka. Semua layanan yang menyediakan fitur live streaming memang memiliki potensi untuk menampilkan sebuah kejadian kekerasan. Mengingat Facebook memiliki lebih dari 1,6 miliar pengguna, maka potensi munculnya video seperti itu menjadi lebih tinggi.

Komentar
Sedang Loading...
Memuat