HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

KOMISI I DPRA Gelar RDPU Penyelenggara Pemilu di Aceh

2

HARIANACEH.co.id, BANDA ACEH — Komisi I DPRA yang diketuai Tgk. H. Abdullah Saleh, SH menggelar Rapat Pendapat Umum (RDPU) Rancangan Qanun Aceh Tentang Perubahan Atas Qanun Nomor 7 Tahun 2007 tentang Penyelengara Pemilihan Umum di Aceh, RDPU yang dimulai pukul 17.00 WIB sampai 18.45 WIB di Gedung Utama DPRA itu, Senin (20/06) dibuka oleh Wakil Ketua DPRA Teuku Irwan Djohan, ST.

Hadir dalam rapat RDPU tersebut, diantaranya dari KIP Aceh, Bawaslu Aceh, Panwaslih Aceh, Ormas, LSM/NGO, BEM Mahasiswa Perguruan Tinggi di Aceh, para pengurus Partai Politik di Aceh dan juga didampingi oleh Tim dari Pemerintah Aceh yang terlibat dalam pembahasan bersama Komisi I DPR Aceh.

Wakil Ketua DPRA, Teuku Irwan Djohan, ST pada pembukaan RDPU mengatakan dibukanya forum RDPU ini adalah untuk memperjelas tentang wewenang pembentukan lembaga pengawas pemilihan dan pembagian kewenangan serta pendanaannya. Seperti yang diketahui selama ini bahwa masih banyak konflik regulasi yang terjadi mengenai penyelenggara dan pengawasan pilpres, pileg dan pilkada di Aceh. Hal ini terjadi tidak lepas dari terbenturnya dua aturan yaitu Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2011 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh.

Pada akhir kata-kata sambutan, Wakil Ketua DPRA, Teuku Irwan Djohan, ST mengharapkan semoga melalui Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) ini, ada berbagai masukan terhadap penyempurnaan Rancangan Qanun Aceh Tentang Perubahan Atas Qanun Nomor 7 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum di Aceh. Selanjutnya diharapkan dapat muncul pemikiran yang konstruktif terhadap pelaksanaan Pemilu dan Pilkada di Aceh masa depan yang jujur, adil, terbuka dan damai.

Setelah Wakil Ketua DPRA, Teuku Irwan Djohan, ST melakukan pembukaan secara resmi RDPU, maka selanjutnya Pimpinan Rapat diserahkan kepada Ketua Komisi I DPRA, Tgk. H. Abdullah Saleh, SH untuk melanjutnya dan menerima masukan dari peserta RDPU.

Dalam jalannnya RDPU terdapat banyak masukan dari peserta yang selanjutnya dicatat dan ditelaah untuk kesempurnaan rancangan qanun. RDPU yang diikuti oleh 9 orang Anggota Komisi I DPRA ditutup menjelang waktu berbuka puasa dan dilanjutnya dengan agenda berbuka puasa bersama yang telah disediakan oleh pihak Sekretariat DPRA. [***]

loading...