HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Gelombang Panas, Empat Orang di AS Diberitakan Tewas

7

HARIANACEH.co.id — Sedikitnya empat orang, termasuk satu asal Jerman, tewas akibat gelombang panas yang melanda Amerika Serikat (AS) bagian barat. Gelombang panas ini juga rentan memicu kebakaran hutan.

Seperti dikutip AFP, Selasa (21/6/2016), tiga pendaki gunung dan seorang pengguna sepeda meninggal dunia akibat gelombang panas di Arizona pada Minggu. Temperatur tinggi tercatat di beberapa wilayah di Arizona pada saat itu.

Larry Subervi, juru bicara departemen pemadam kebakaran Phoenix, mengatakan salah satu korban adalah wanita 28 tahun yang mengayuh sepeda selama 2,5 jam. Ia membawa cukup banyak air, namun pada akhirnya takluk oleh sengatan sinar matahari.

Tiga orang lainnya dilaporkan tewas di area Tucson, termasuk Stefan Guenster asal Jerman yang mendaki gunung bersama dua rekan senegaranya di Ventana Trail.

Kantor Sheriff Pima County mengatakan salah satu pria berhasil turun dari gunung untuk mencari pertolongan.

Tim penolong menemukan Guenster yang sudah tak bernyawa di dekat Ventana Trail. Sementara pria ketiga, Marcus Turowski, masih dinyatakan hilang.

Korban lainnya teridentifikasi sebagai wanita berumur 54 yang berjalan kaki dekat area bernama The Loop. Ia ditemukan tewas setelah sang suami melaporkannya hilang.

“Kami mengalami gelombang panas tiap tahun, tapi saat ini temperaturnya hampir mencapai rekor pada 1990, yakni 122 derajat Fahrenheit (50 derajat Celcius,” tutur Subervi kepada AFP.

Ia mengatakan temperatur pada Minggu telah melonjak menjadi 120 derajat Fahrenheit. Kondisi tersebut berlanjut hingga Senin di banyak area di Arizona dan California Selatan.

Gelobang panas memperburuk kebakaran hutan di California, New Mexico dan Arizona.

loading...
Subscribe to our newsletter
Sign up here to get the latest news, updates and special offers delivered directly to your inbox.
You can unsubscribe at any time