HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Sri Lanka Komit Pulangkan Imigran dari Aceh

6

HARIANACEH.co.id — Pemerintah Sri Lanka melalui Kedutaan Besar Sri Lanka di Jakarta, mengomentari isu warga mereka yang menjadi pengungsi dan terdampar di Lhoknga, Aceh.

“Kedutaan Sri Lanka merujuk pada berbagai pemberitaan terkait kapal pengungsi Pantai Lhoknga, Aceh Besar, yang mengangkut pengungsi Sri Lanka. Mereka berangkat dari wilayah Negara Bagian Tamil Nadu, India dengan menggunakan kapal kayu,” pernyataan Kedubes Sri Lanka di Jakarta, dalam keterangan tertulis, Selasa (21/6/2016).

“Pemerintah Sri Lanka berkomitmen kuat melaksanakan kebijakan pemulangan sukarela bagi pengungsi Sri Lanka. Dalam hal ini Pemerintah Sri Lanka terus bekerja sama dengan mitra bilateral dan organisasi internasional bagi pemulangan sukarela mereka melalui mekanisme pemulang menyeluruh,” pungkas pernyataan itu.

“Pemerintah Sri Lanka ingin menegaskan lagi bahwa pemulangan sukarela berlaku bagi siapapun yang berkewarganegaraan Sri Lanka dan bisa dibuktikan berdasarkan hukum dan peraturan yang berlaku di Sri Lanka,” imbuh pernyataan pihak kedubes Sri Lanka.

Selama hampir sepekan, 44 imigran asal Sri Lanka bertahan di dalam kapal setelah pihak berwenang setempat belum mengizinkan mereka turun. Imigran ini terdampar di pantai Aceh, setelah kapal mereka rusak saat dalam perjalanan menuju Australia.

Pihak berwenang Provinsi Aceh pada Sabtu 18 Juni akhirnya mengizinkan untuk turun. Mereka pun dibawa ke tenda penampungan yang dibangun untuk para imigran.

Sebelumnya, pihak berwenang mengatakan akan menarik kapal itu ke perairan internasional setelah diperbaiki kerusakannya dan cuaca membaik. Penarikan kapal tersebut dilakukan agar para imigran bisa melanjutkan perjalanan dan tiba di tujuan akhirnya.

Wakil Presiden Jusuf Kalla sudah memerintahkan pihak pemerintah daerah Aceh untuk memberikan izin para imigran untuk turun dari kapal.

Komentar
Sedang Loading...
Memuat