HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Tito Diminta BH Selesaikan Pekerjaan yang Belum Beres

5

HARIANACEH.co.id — Kapolri Jenderal Badrodin Haiti segera melepas jabatannya sebagai pimpinan Korps Bhayangkara. Presiden Joko Widodo sudah menunjuk Komisaris Jenderal Tito Karnavian sebagai calon tunggal pengganti Badrodin.

Apabila tak ada halangan, dalam satu hingga dua minggu ke depan Tito segera dikukuhkan sebagai Kapolri. Badrodin mengingatkan, banyak tugas yang bakal berpindah ke mantan Kapolda Metro Jaya itu.

Badrodin meminta sejumlah hal diselesaikan antara lain, pengejaran kelompok Mujahidin Indonesia Timur pimpinan Santoso, serta sejumlah kasus di Badan Reserse Kriminal Polri yang masih menumpuk.

“Beberapa kasus-kasus yang di Bareskrim juga ada yang belum selesai itu juga yang harus menjadi PR,” kata Badrodin di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (20/6/2016).

Dia menyebut pengejaran Santoso dalam Operasi Tinombala harus menjadi prioritas. Lantaran, penanggulangan teroris masuk dalam program quick win Polri.

Selain itu, sejumlah kasus tindak pidana korupsi yang diusut Bareskrim Polri jadi prioritas. Terlebih, kasus yang mandek peninggalan Komjen Budi Waseso.

“Kasus-kasus yang lama ditinggalkan Budi Waseso dalam proses bolak balik di kejaksaan dengan polri. Nah ini juga tentu secara berkelanjutan pasti akan ada evaluasi-evaluasi apakah secara teknis memang mengalami kesulitan atau kekurangan dari penyidik, itu yang harus kita tuntaskan,” tegas dia.

Badrodin sendiri telah mengarahkan Kabareskrim Irjen Ari Dono untuk meningkatkan kerja pemberantasan korupsi. Termasuk melakukan kerjasama dengan lembaga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), bila mendapati kasus yang sulit dipecahkan.

“Contoh kasus pelindo di KPK juga ada, kasus ini itu mungkin bisa sharing, paling tidak, bisa tukar menukar informasi dan kerja sama,” urai Badrodin.

Seperti diketahui, Badroridn segera memasuki masa pensiun pada Juli 2016. Tito telah ditunjuk sebagai calon tunggal pewaris jabatan di Polri. Diprediksi, serah terima jabatan Kapolri dari Badrodin ke Tito bakal dilakukan usai hari raya Idul Fitri.

“Mungkin paling cepat akhir minggu ini atau minggu depan. Bisa juga setelah lebaran,” ujar Badrodin.

Pemimpin tertinggi di tubuh Polri itu mengaku, belum tahu pasti kapan serah terima bakal dilakukan. Pasalnya, Tito belum menjalani uji kelayakan dan kepatutan oleh DPR RI. Selain itu, untuk menjadi Kapolri, Tito masih harus melewati proses rapat paripurna.

“Nanti kan proses itukan masih ada kemudian fit and proper tes kemudian paripurna Ini sangat tergantung dari proses in, kalau sudah selesai prosesnya ya bisa lebih cepat,” jelas dia.

loading...