HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Imigran Sri Lanka Dipindahkan ke Lhokseumawe

6

Harianaceh.co.id, Lhokseumawe — Sebanyak 43 imigran ilegal penumpang kapal berbendera India yang terdiri dari 9 anak-anak,15 wanita dewasa serta 19 pria diberangkatkan dengan bus milik pemerintah Aceh yang dikawal sejumlah petugas Imigrasi dan Dinas Sosial Aceh tiba dilokasi lokasi penampungan sementara di Bekas Kantor Imigrasi Peunteuet, Kecamatan Blang Mangat, Lhokseumawe, Propinsi Aceh, Rabu (22/6).

Para imigran ilegal asal Sri Lanka, setelah dua pekan berada di kawasan Pantai Pulo Kapuk Lhoknga, Aceh Besar, dipindahkan ke lokasi penampungan sementara di Bekas Kantor Imigrasi Peunteuet, Kecamatan Blang Mangat, Lhokseumawe, Propinsi Aceh.


Kepala Bidang Intelijen, Penindakan, Informasi dan Sarana Komunikasi Keimigrasian pada Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Aceh, Prajoko Yuwono, mengatakan, sesuai hasil rapat bersama Forkompinda Propinsi Aceh, diputuskan penanganan lebih lanjut ditempatkan di bekas kantor imigrasi Lhokseumawe untuk dilakukan pendataan lebih rinci. Pemindahan imigran ini juga dilakukan karena mereka melanggar keimigrasian.

Mereka nanti akan dikembalikan ke negara asalnya, menunggu kebijakan dari pimpinan imigrasi. Pihak Imigrasi juga menunggu konfirmasi dan kehadiran Dubes Sri Lanka, Dharshana Mahendra Perera yang rencananya akan datang ke Aceh untuk mengecek langsung puluhan imigran gelap tersebut di Lhokseumawe, ujar Prajoko.

Sebelum diberangkatkan ke Lhokseumawe, rombongan imigran ini juga sempat singgah ke pendopo Gubernur Aceh. Dalam pertemuan singkat ini, Gubernur Aceh Zaini Abdullah juga memberikan bantuan secara simbolis dan berharap penanganan para imigran bisa dilakukan dengan baik. (HAI/Suryadi)

loading...