HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Krisis Kemanusian, Pengungsi Dibiarkan Kelaparan Hingga Tewas

10

HARIANACEH.co.id — Sekitar 200 orang pengungsi yang melarikan diri dari kelompok militan Boko Haram, mengungsi selama beberapa bulan terakhir di Bama, Nigeria. Namun kondisi mereka saat ini sangat memprihatinkan.

Menurut organisasi Medecins Sans Frontieres (MSF), kondisi ini menunjukkan krisis kemanusiaan yang sangat parah. MSF pun mengunjungi sebuah tempat penampungan yang dihuni oleh sekitar 24 ribu orang.

“Banyak dari pengungsi mengalami trauma dan satu dari lima anak, menderita kasus kekurangan nutrisi parah,” ujar pernyataan MSF, seperti lansir BBC, Kamis (23/6/2016).

Militer Nigeria sendiri melakukan serangan skala besar terhadap Boko Haram, tetapi kelompok militan itu masih menyeranga desa-desa yang berada di wilayah timur laut. Dalam aksinya, mereka menyerang rumah dan membakar apapun milik warga.

“Menurut mereka yang mengungsi di Bama, makam baru makin sering terlihat,” lanjut pernyataan itu.

MSF yang mengutip pengungsi di Bama mengatakan, sekitar 30 orang meninggal setiap harinya karena kelaparan atau sakit. MSF pun berhasil menggapai penampungan tersebut dan melihat kondisi para pengungsi secara langsung pada Selasa 21 Juni.

“Ini pertama kalinya MSF berhasil mengakses Bama, tetapi kami tahu apa yang dibutuhkan warga karena kondisinya sangat kritis,” sebut Kepala Misi MSF di Nigeria, Ghada Hatim.

Saat ini MSF merawat anak-anak yang kurang gizi melalui fasilitas di Maiduguri. Mereka juga melihat trauma di wajah para pengungsi yang melarikan diri dari kekejaman Boko Haram.

Komentar
Sedang Loading...
Memuat