HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Soal LHKPN, Tito Karnavian tak akan Toleransi

8

HARIANACEH.co.id — Budaya koruptif di tubuh Polri perlu ditekan. Salah satunya dengan menggalakkan penyerahan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN).

Calon Kapolri Komisaris Jenderal Tito Karnavian mengatakan, LHKPN bisa menjadi salah satu kunci menekan tingkat budaya koruptif di Kepolisian. Ia akan tegas kepada jajarannya soal penyerahan LHKPN.

“(Soal penyerahan LHKPN) Akan kita berlakukan sanksi internal secara bertahap, supaya jangan terjadi goncangan internal,” tutur Tito di Jakarta seperti dilansir MTVN, Jumat (1/7/2016).

Tito menyebut, perbaikan melalui mekanisme dari sistem pencegahan juga harus paralel dengan peningkatan kesejahteraan. Sebab itu pencegahan harus diiringi dengan peningkatan kesejahteraan.

Kalau kesejahteraan di internal Polri tidak diperbaiki, eks Kapolda Papua itu memprediksi bakal terjadi goncangan di internal. Sebab, faktor internal dan eksternal harus diimbangi.

Lulusan Akademi Kepolisian 1987 itu mengatakan, untuk menekan budaya koruptif di Kepolisian perlu melakukan dua revolusi kultural. Pertama, menekan budaya koruptif dan kedua perilaku humanis.

Tito menambahkan, dalam kepemimpinannya nanti, jajaran kepolisian juga akan diingatkan soal masalah bisnis, pembelian barang mewah, dan menekan budaya hedonis serta konsumtif. Ia menyebut, selama ini yang masih menjadi masalah dan penyebab korupsi yakni kecilnya tunjangan kinerja anggota Polri.

“Tunjangan kinerja yang baru 57 persen, take home pay anggota masih relatif rendah. (Gaji) Anggota terendah hampir sama dengan upah minimum regional. Otomatis kita tanggung jawabnya besar. Kita berusaha perbaiki,” kata Tito.

Komentar
Sedang Loading...
Memuat