HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

12 Juli Nanti, Komjen Tito Karnavian Dilantik

10

HARIANACEH.co.id — Calon Kapolri Komisaris Jenderal Tito Karnavian segera dilantik menggantikan Jenderal Badrodin Haiti. Ketua DPR Ade Komaruddin mengatakan, Tito akan dilantik pertengahan Juli 2016.

“Pak Tito nanti tanggal 12 Juli dilantik,” kata Ade usai salat Idul Fitri seperti dilansir MTVN, Rabu (6/7/2016).

Tito, sang jenderal bintang tiga termuda di Polri ini resmi ditunjuk Presiden Joko Widodo sebagai calon tunggal pegganti Badrodin, bulan lalu. Jokowi punya alasan sendiri mengapa harus keluar dari budaya sebelumnya yang merunut Kapolri berdasarkan angkatan kelulusan Akademi Kepolisian (Akpol).

Tito yang lulusan Akpol 1987 ini melompati lima generasi. Jokowi yakin, sederet prestasi dan kemampuan Tito berkomunikasi dengan semua kalangan diyakini tak akan menimbulkan polemik di tubuh Polri.

Ucapan itu pun diamini Badrodin. Ia tak mempersoalkan penunjukan Tito karena yakin Tito merupakan sosok yang tepat memegang kendali Kepolisian di masa mendatang.

Tantangan Berat Buat Tito

Kepiawaian Tito lagi-lagi harus diuji, bahkan sebelum ia dilantik. Bom bunuh diri di Mapolresta Surakarta, Selasa 5 Juli menjadi tantangan berat bagi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) ini.

Tito Karnavian dan Badrodin kini berada di Solo, Jawa Tengah, untuk melihat kondisi terbaru pasca ledakan di Mapolres Surakarta. Ade menilai, kejadian yang menewaskan satu orang pelaku itu menjadi pekerjaan berat bagi Tito.

Namun, Ade menyadari menumpas terorisme bukan perkara gampang. TNI dan Polri harus bekerja sama. Khusus bom bunuh diri di Surakarta, kata Ade, intelijen telah bekerja keras untuk membaca potensi ancaman.

“Kita harus bekerja keras agar tidak terjadi lagi di negeri ini peristiwa pengeboman tersebut,” ucap Ade.

Komjen Tito Karnavian merupakan mantan Kapolda Metro Jaya. Belum setahun menjabat Kapolda, Tito mendapat promosi dan ditunjuk sebagai Kepala BNPT.

Bersinggungan dengan terorisme bukanlah hal baru bagi Tito. Ia sempat bergabung dengan tim yang berhasil membongkar jaringan teroris pimpinan Noordin Moch Top. ia didapuk menjadi Kepala Densus 88 Antiteror Mabes Polri karena prestasinya itu.

Prestasi lain Tito juga tak bisa dipandang sebelah mata. Tito menjadi lulusan Akpol 1987 pertama yang telah mampu menembus pangkat jenderal bintang tiga.

Tito termasuk polisi yang mendapat kenaikan pangkat luar biasa saat tergabung dalam tim Bareskrim, yang melumpuhkan teroris Dr Azahari dan kelompoknya di Batu, Malang, Jawa Timur, 9 November 2005. Ia mendapat penghargaan dari Kapolri saat itu, Jenderal Sutanto bersama dengan para kompatriotnya, Idham Azis, Petrus Reinhard Golose, serta Rycko Amelza Dahniel, dkk.

loading...