HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Terkait Putusan Arbitrase, Tiongkok Peringatkan As Tak Ikut Campur

Pulau buatan Tiongkok di Laut China Selatan, (AFP)
41

HARIANACEH.co.id — Tiongkok kembali memperingatkan Amerika Serikat (AS) untuk tidak mencampuri kedaulatan Tiongkok menjelang pengumuman keputusan pengadilan arbitrase klaim Laut China Selatan.

Menteri Luar Negeri Tiongkok, Wang Yi, mengatakan kepada Menteri Luar Negeri AS, John Kerry via telepon agar AS berjanji untuk tak berpihak dalam sengketa ini.

“Tiongkok berharap AS berbicara dan bertindak dengan hati-hati dan tidak melakukan sesuatu yang dapat membahayakan kedaulatan dan kepentingan keamanan China,” kata Wang lewat pernyataan resminya, seperti dilansir Reuters, Kamis (7/7/2016).

Situasi di Laut China Selatan bertambah tegang menjelang keputusan pengadilan arbitrase yang akan diumumkan pada 12 Juli mendatang.

Sengketa klaim wilayah peraian ini diajukan oleh Filipina ke Pengadilan Arbitrase Permanen yang berbasis di Den Haag, Belanda, untuk menantang klaim Tiongkok, di mana mencapai hampir 90 persen perairan Laut China Selatan.

Pulau buatan yang dibangun Tiongkok di Laut China Selatan
Pulau buatan yang dibangun Tiongkok di Laut China Selatan (AFP)

Laut China Selatan adalah salah satu jalur pelayaran tersibuk dunia dengan nilai perdagangan mencapai USD5 triliun per tahun.

Klaim Tiongkok ditandai dengan sembilan garis putus-putus, atau nine-dashed line, meliputi ratusan pulau, terumbu karang dan wilayah perairan yang tumpang-tindih dengan Filipina, Taiwan, Malaysia, Brunei, dan Vietnam.

Tiongkok sempat menyatakan tak akan mengakui putusan apapun yang dikeluarkan pengadilan internasional tersebut.

Dalam perbincangan dengan Kerry, Wang kembali menegaskan sikap Tiongkok ini dan berkata, “Sandiwara pengadilan arbitrase ini harus diakhiri.”

Komentar
Sedang Loading...
Memuat