HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Mesir Tegaskan Segera Hentikan Kerja Sama Dengan Italia

14

HARIANACEH.co.id — Mesir mengancam membanjiri Italia dengan imigran setelah Roma menghentikan pasokan perlengkapan militer sebagai bentuk protes atas pembunuhan seorang mahasiswa bernama Giulio Regeni.

Mesir menegaskan akan berhenti bekerja sama dengan Italia terkait krisis keimigrasian seiring memanasnya hubungan kedua negara akibat kematian Regeni.

Senat Italia telah memutuskan menghentikan pasokan suku cadang pesawat jet tempur F16 ke Mesir. Ini adalah langkah pertama terhadap Kairo sejak kematian Regeni.

“Kami menyesalkan keputusan itu dan mempertimbangkan mengambil langkah serupa yang berimbas pada area kerja sama dengan Italia,” ujar Kementerian Luar Negeri Mesir, seperti dilansir The New Arab, Sabtu (9/7/2016).

“Ini akan berpengaruh terhadap kerja sama bilateral, regional dan internasional antara Italia dengan Mesir, termasuk kerja sama memerangi keimigrasian ilegal di Mediterania dan situasi di Libya,” lanjutnya.

Regeni, seorang mahasiswa Italia berumur 28 tahun, hilang di Kairo pada 25 Januari, tanggal peringatan pemberontakan yang berujung pada tumbangnya diktator Hosni Mubarak pada 2011.

Jasad Regeni yang terpotong-potong ditemukan sepekan kemudian di pinggiran Kairo. Tanda-tanda memperlihatkan bekas penyiksaan oleh petugas keamanan saat dirinya diinterogasi. Pemerintah Mesir membantah keras adanya penyiksaan.

Bulan lalu, agensi perbatasan Uni Eropa mengkhawatirkan bertambahnya gelombang imigran yang mengubah tujuannya dari Eropa ke Mesir. “Mesir telah mencari negara tujuan,” kata kepala Frontex, Fabrice Leggeri.

Beberapa pelabuhan di Afrika Utara, termasuk Libya, perlahan menjadi titik tujuan populer, namun Italia masih menjadi salah satu destinasi utama. Sebagian besar imigran berasal dengan negara yang dilanda konflik seperti Suriah.

Komentar
Sedang Loading...
Memuat