HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Petisi Referendum Kedua Brexit Ditolak Pemerintah Inggris

4

HARIANACEH.co.id — Pemerintah Inggris menolak petisi berisi desakan agar referendum keanggotaan Uni Eropa diulang. Petisi tersebut telah ditandatangani lebih dari 4,1 juta orang.

Warga yang menandatangani petisi ingin agar Inggris tetap menjadi anggota Uni Eropa, bukan keluar atau istilah populernya adalah Brexit.

Menurut laporan The Independent, Sabtu (9/7/2016), petisi referendum kedua Brexit adalah yang paling banyak ditandatangani sejak proses ini dikenalkan pada 2011.

Kementerian Luar Negeri Inggris menegaskan mayoritas warga telah menentukan pilihannya, dan hal itu harus dihormati.

“Referendum lalu adalah latihan demokratis terbesar dalam sejarah Inggris, dengan lebih dari 33 juta orang menentukan pilihannya,” ujar Kemenlu Inggris.

“Sekarang kita harus mempersiapkan proses keluar dari Uni Eropa, dan pemerintah berkomitmen memastikan hasil terbaik bagi warga Inggris,” lanjutnya.

Petisi meminta referendum ulang telah dibuat sebelum 23 Juni, tanggal pelaksanaan referendum Brexit. Petisi dibuat seorang pendukung Brexit yang meminta pemerintah Inggris membatalkan hasil referendum jika salah satu kubu menang di bawah 60 persen dengan tingkat keiikutsertaan di bawah tiga per empat total warga.

Referendum Brexit berakhir dengan kemenangan kubu Keluar (Leave) sebesar 52 persen, sementara Tetap (Remain) hanya 48 persen.

loading...