HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Parlemen Israel Incar Anggota Parlemen Arab

10

HARIANACEH.co.id — Parlemen Israel meloloskan sebuah hukum yang memungkinkan untuk memecat atau memakzulkan para wakil di parlemen. Diduga, aturan ini ditargetkan kepada anggota Parlemen Israel yang mewakili warga Arab Israel.

Berdasarkan hukum itu, pemecatan bisa dilakukan kepada anggota yang terkait mendorong kekerasan, rasisme dan mendukung pergerakan militer yang ditujukan melawan Israel.

Sebelumnya beberapa anggota parlemen keturunan Arab memicu kemarahan warga Yahudi Israel, karena menemui keluarga Palestina yang dianggap sebagai pelaku kekerasan di Israel.

“Hukum terbaru ini mengakhiri situasi aneh di mana seseorang yang mendukung teror terhadap Israel dan rakyatnya, bisa menjadi anggota parlemen,” ujar Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, seperti dilansir Reuters, Rabu (20/7/2016).

Aturan terbaru ini akhirnya disetujui dengan suara banyak. 62 suara mendukung hukum ini, sementara 47 lainnya menolak. Hukum tersebut juga contoh aturan yang didukung oleh pemerintahan Netanyahu yang dinilai mencoba untuk melarang kebebasan berpendapat.

“Ini adalah salah satu aturan paling meresahkan dalam beberapa tahun terakhir dan tentunya melukai demokrasi, termasuk kebebasan berpendapat, hak untuk memilih dan dipilih, serta hak untuk diwakili,” tutur aktivis HAM di Israel, Debbie Gilad-Hayo.

“Para anggota parlemen Arab yang tindakannya tidak pernah disukai oleh politik yang dominan, akan menjadi pihak pertama yang menjadi korban aturan ini. Tetapi aturan ini berpotensi untuk mempengaruhi semua lapisan masyarakat,” pungkasnya.

Tetapi aturan ini dipastikan bersifat lebih simbolik daripada bersifat praktis. Karena setiap hukum memerlukan setidaknya 90 suara dukungan dari 120 anggota parlemen. Mayoritas itu sangat sulit diperoleh di parlemen Knesset.

Ada 18 anggota parlemen dari kalangan warga Arab, 16 dari mereka merupakan oposisi. Warga Arab di Israel yang menyebut dirinya sebagai Palestina, berjumlah sekitar 20 persen dari populasi Israel.

Komentar
Sedang Loading...
Memuat