HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Pancing Wisatawan, Dinas Pariwisata Aceh Gelar Festival Pulau Banyak

6

HARIANACEH.co.id, Singkil — Pemerintah Aceh melalui Dinas Pariwisata Aceh menggelar festival Pulau Banyak selama dua hari tepatnya pada 24-25 Juli 2016 di Pulau Balai, Kecamatan pulau Banyak. Kegiatan yang menampilkan berbagai pertunjukan ini dibuka oleh Gubernur Aceh dr. H. Zaini Abdullah. Kedatangan Zaini disambut dengan kesenian khas Pulau banyak, Dendang Sakti dan tarian ranup lampuan serta marching band dari pelajar setempat.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Aceh Reza Pahlevi mengatakan, Pulau banyak adalah potensi pariwisata yang tidak bisa diabaikan. Keindahan di pulau tersebut layak dikembangkan menjadi objek wisata andalan karena banyak bentuk aktivitas pariwisata yang menarik. “Wisatawan dapat menikmati keindahan pantai, snorkling, diving, surfing dan atraksi seni budaya serta kuliner,” katanya.

Kegiatan ini dipusatkan di Pulau Balai. Selama festival diitampilkan pagelaran keragaman budaya Singkil, lomba pancing dan pelatihan tour wisata berbasis teknologi informasi. Kepulauan Banyak didiami oleh berbagai suku, seperti Aceh, Minangkabau, Batak, Nias dan suku-suku lainnya yang merupakan bentuk pluralisme, yang menyatu dalam budaya asli Aceh.

Beragam jenis tarian tradisional juga dipertunjukkan selama festival berlangsung. Di antaranya tari Gelombang, Arak Jikir, Rande, Padang, Menyerak, Bungkus, Adok, Pulo Pinang, Anak, Lansir Madam, Maina Gese. “Suguhan tari tradisional itu memberikan tontonan berkualitas khas Pulau Banyak,” ujar Reza.

Lomba memancing menambah keseruan dalam festival. Sampai saat ini peserta pemancing yang telah mendaftarkan diri sudah mencapai 70 orang. Adapun pelatihan yang dilakukan, antara lain pelatihan guide, pelatihan pengelola kuliner, pelatihan snorkling dan dive guide, pelatihan pengelola homestay. “Sektor wisata kami harapkan menjadi salah satu sektor andalan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Pulau Banyak,” ucap Reza.

Dia menjelaskan pada 2015 lalu, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Aceh membawa para blogger, fotografer dan travel writers ke Pulau Banyak. “Tahun ini, bersamaan dengan festival Pulau Banyak, kami mengikutsertakan berbagai media massa, baik on-line maupun cetak,” tutur Reza.

Reza berharap, Festival Pulau Banyak menjadi event tahunan di Kepulauan Banyak dan dilaksanakan secara konsisten dan terus ditingkatkan kualitasnya. Dngan begitu wisatawan pun akan banyak berkunjung.

Reza menjelaskan, pembenahan fasilitas dasar di Kepulauan Banyak sebagai destinasi wisata perlu terus dilakukan. Pada 2015 lalu telah dilakukan penataan fasilitas di Pulau Palambak. “Berkunjunglah ke Pulau Banyak dengan potensi bahari, seperti keindahan alam bawah laut dan penyu hijaunya.” Kegiatan ini juga diharapkan dapat memancing wisatawan untuk berkunjung ke Pulau banyak yang menyajian sejuta keindahan ini. (HAI/Sat)

loading...