HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Facebook Bisa Kena Pajak USD5 Miliar jika Pindahkan Aset ke Irlandia

9

HARIANACEH.co.id — Keuntungan Facebook dapat berkurang drastis jika mereka kalah dalam pengadilan terkait pajak dari aset mereka yang dipindahkan ke Irlandia di tahun 2010.

Internal Revenue Service (IRS) telah mengirimkan surat pemberitahuan kekurangan pembayaran pajak (notice of deficiency) pada Facebook yang meminta perusahaan media sosial tersebut untuk membayar sekitar USD3 – 5 miliar, lengkap dengan bunga dan denda. Surat ini dibuat berdasarkan pada audit transfer aset Facebook.

Facebook, yang berencana untuk membawa masalah ini ke pengadilan pajak federal, berkata bahwa jika mereka kalah dalam kasus ini, maka hal ini akan membahayakan keuangan mereka.

Bloomberg melaporkan, di hari Senin minggu lalu, IRS meminta hakim federal di California untuk memaksa Facebook untuk memberikan laporan korporat internal yang detail terkait aset miliknya yang dipindahkan ke Irlandia. IRS menghitung semua operasi Facebook di luar AS dan Kanada.

IRS mengklaim, penasehat pajak Facebook, Ernst & Young LLP, menurunkan harga aset yang Facebook pindahkan ke Facebook Ireland Holdings Ltd dengan menghitung bagian-bagian dari platform online secara terpisah, menurut laporan yang dibuat oleh IRS ke pengadilan.

Pekerja Facebook mengatakan bahwa aset tersebut saling terhubung dan akan menyulitkan jika ia ingin dipisahkan dari satu sama lain.

“Saya pikir, Facebook tidak menyembunyikan apapun, ini adalah masalah tentang harga,” kata seorang pengacara pajak di Philadelphia, Stephen Hamilton. “Inilah hal yang perusahaan lakukan ketika mereka memindahkan aset mereka; mereka mencoba untuk menilai aset itu serendah mungkin. Dan ketika hal ini dipermasalahkan, harga ini biasanya menjadi berada di tengah-tengah.”

IRS mulai melakukan investigasi transaksi Facebook di tahun 2013. Dalam investigasi ini, IRS menemukan bahwa metode yang digunakan oleh EY untuk menentukan harga aset Facebook bertentangan dengan fakta bahwa entitas bisnis saling terhubung dengan satu sama lain.

“Facebook mematuhi semua peraturan dan regulasi yang ada di negara tempat kami beroperasi,” kata juru bicara Bertie Thomson di sebuah email.

Di kuartal dua tahun ini, Facebook berhasil mendapatkan USD6.44 miliar (Rp84,3 triliun). Sebanyak USD3.2 miliar (Rp41,8 triliun) berasal dari operasi Facebook di luar AS dan Kanada.

loading...