HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Pengembangan Padang Rumput di Krueng Raya, Bearoma Korupsi ?

Padang Rumput ini Senilai 1,8 Miliar, Rumputnya Mana? (IST)
27

HARIANACEH.co.id, Banda Aceh — Darwati A. Gani , anggota DPRA dari dapil I, terkejut. Ada rona kecewa di wajah manis istri Irwandi Yusuf. Betapa tidak, walau dana sebesar 1.811.380.000 sudah dikucurkan untuk pengembangan padang rumput/HPT) untuk feed lot Aceh Besar, di Krueng Raya, Ie Suum, namun tidak sebatang rumput pun tumbuh. Padahal lahan yang disediakan seluas 42 hektar. Fiktifkah proyek itu?.

Saat berkunjung ke lokasi UPTD Balai Inseminasi Buatan (BIB) di Krueng Raya, Rabu (3/8/2016) Darwati A. Gani, politisi PNA sangat kecewa. Proyek yang dikerjakan oleh CV Graha Pratama, tidak ditemukan bukti fisiknya. Pengembangan rumput yang seharusnya sudah tumbuh di areal 42 hektar, yang terlihat hanya hamparan luas tanpa isi.

Fachrial, S.Pt. MSi, selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) di Keswanak Aceh, dalam kesempatan itu, dengan bahasa tubuh yang kagok, tidak mampu menjelaskan dengan baik tentang fakta tersebut. Ia kemudian berdalih, bahwa rumput sebelumnya sudah ditanam di lahan seluas 42 hektar. Namun semuanya tak tersisa karena dimakan oleh lembu milik warga setempat.

Jelas, pernyataan Fachrial mengundang tawa anggota DPRA dapil I. Sebab, dalih yang digunakan oleh Fachrial tidak masuk akal dan terkesan hanya buang badan saja.

“Kabarnya ada 42 hektar, tapi rasanya cuma 5 hektar, dan itu pun gak jelas, mana rumputnya gak ada lagi, katanya sudah dimakan sama lembu warga, FIKTIF kah ini hahaha,” kata Darwati A Gani, yang kemudian juga mempublikasikannya di status medsos.

Dari data yang berhasil dikumpulkan oleh HARIAN ACEH, proyek pengembangan padang rumput  dimulai pada 15 September dan selesai 23 Desember 2015. Kemudian dilakukan provisional hand over (pho) atau serah terima tahap pertama kepada pemerintah, pada 10 Desember 2015. Proyek ini dikerjakan oleh CV Graha Pratama dengan nilai kontrak 1.811.380.000.

Proyek tersebut merupakan satu kesatuan dengan pembangunan sarana dan prasarana UPTD BIB Krueng Raya yang dikerjakan oleh  PT. Andesmont Sakti dengan nilai kontrak 18.286. 590.000. proyek yang mulai dikerjakan pada 19 Agustus dan selesai pada 16 Desember  ini, serta di pho pada 10 Desember 2015, juga di bawah Keswanak Aceh dengan KPA nya Fachrial, S.Pt. MSi.

Menurut pendapat beberapa anggota DPRA dapil I, setali tiga yang dengan pengembangan padang rumput, pembangunan UPTD BIB tersebut pun memiliki berbagai kejanggalan. Apakah dua proyek ini ikut dikorupsi seperti kasus pengadaan boat 40 GT dan pengadaan ayam petelur, beberapa tahun lalu?. [***]

Komentar
Sedang Loading...
Memuat